Tiktoker Bima Yudho Saputro kembali jadi sorotan publik. Pada video yang diunggah akun Tiktok miliknya @awbimaxreborn yang diunggah pada 3 April 2023, Bima memanggil ketum PDI P Megawati Soekarnoputri dengan panggilan Janda.
Pada video yang sudah ditonton sebanyak 5,9 juta kali itu, awalnya muncul potongan klip saat Ganjar Pranowo diwawancara oleh Najwa Shihab.
Pada klip itu, Najwa bertanya apakah penolakan terhadap Israel yang disuarakan oleh Ganjar Pranowo merupakan perintah Megawati Soekarnoputri.
"Ini perintah ibu Mega?" tanya Najwa Shihab.
Video lantas beralih ke muka Bima dan langsung mengeluarkan pendapat soal janda kepada Megawati.
"Udah ketebak dah, lagian disuruh ngomong sama itu janda, janda satu itu tuh, lo nurut, duh udah deh, nggak usah ditanggapi," ucap Bima.
Sontak saja video ini pun jadi trending di sejumlah sosial media. Hingga Minggu (23/4), cuitan soal Bima jadi trending di Twitter.
Lantas seperti apa sejarah sebutan Janda di Indonesia?
Jika merujuk pada KBBI, janda masuk kategori bahasa pergualan. Janda merupakan akronim jangan digoda.
Janda memiliki arti wanita yang sudah tidak bersuami lagi disebabkan si suami meninggal dunia atau ia sudah bercerai.
Dikutip dari berbagai sumber, sebutan janda kepada perempua yang sudah tak memiliki suami muncul sejak abad ke-16 dan 19.
Dari literasi sejarah ditemukan fakta bahwa pada periode 1537 hingga 1629, di Kesultanan Aceh muncul prajurit perempuan yang angkat senjata melawan penjajah kolonial.
Para prajurit wanita yang sudah menikah namun suaminya sudah tidak ada ini disebut dengan panggilan 'Inong Balee', mereka adalah kumpulan janda yang dipimpin oleh Laksamana Keumalayahati.
Panggilan para janda juga mulai marak di Batavia atau Jakarta pada abad ke-17 dan 19. Para janda ini disebut-sebut menjadi incaran para tuan tanah di Batavia.
Berita Terkait
-
Panggil Megawati Soekarnoputri dengan Sebutan Janda, Bima Dituding Penyuka Sesama Jenis, Netizen: Dia Gay?
-
Netizen Berbalik Serang TikToker Bima, Disebut Songong dan Punya Gaya Ngomong Ngondek: Mirip Keanu
-
Cek Fakta: Ganjar Pranowo Capres PDI P, Skandal Korupsi E-KTP Kembali Ramai, Benarkah?
-
Intip Kekayaan Ganjar Pranowo, Capres dari PDI P: Punya Uang Tunai Rp6,8 Miliar hingga Tanah di Bogor
-
Muncul Perempuan Ngaku Indigo yang Sebut TikToker Bima Dalam Keadaan Terancam: Mending Lo Jualan Sosis Aja
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026