Politisi PSI Sigit Widodo bikin gaduh publik terkati cuitannya mengenai harga makanan di salah satu restoran rest area Tol Cipali, Jawa Barat.
Sigit Widodo beberapa waktu lalu menceritakan bahwa ia terpaksa mengeluarkan uang sebesar Rp155.000 untuk makan di RM Hadea yang berlokasi di rest area Cipali.
Sigit merasa digetok biaya saat makan di RM Hadea. Dalam cuitannya Sigit menuliskan bahwa ia makan ayam dan lauk serta minum teh dalam kemasan botol.
Sigit menyampaikan pematokan harga ini tidak masuk akal dan justru merugikan pengguna jalan tol yang beristirahat. Akibat cuitannya tersebut, RM Hadea mendapat sanksi dari pengelola tol Cipali berupa penutupan.
Cuitan dari Sigit ini jadi viral dan mendapat pro kontra di kalana netizen. Sigit kemudian memberikan klarifikasi, setidaknya ada enam poin yang disampaikan eks jurnalis tersebut.
"Menanggapi twit saya tentang adanya harga makanan yang terlalu tinggi di RM Hadea KM 86A, meskipun sudah selesai namun tampaknya masih ada beberapa hal yang menjadi kontroversi. Karena itu, perkenankan saya melakukan beberapa klarifikasi sebagai berikut:
1. Tentang cuitan pertama saya yang menyebut bahwa saya makan dua porsi nasi ayam dan teh dalam kemasan, mungkin diartikan bahwa ini hanya satu nasi dan satu ayam. Sedangkan dalam pengertian saya, satu porsi artinya nasi ditambah lauk pauk lainnya. Ini yang kemudian saya detilkan dalam wawancara dengan media.
Kalau ini dianggap sebagai informasi yang menyesatkan, saya mohon maaf kepada semua pihak, termasuk pada RM Hadea.
2. Pemilik RM Hadea telah menyampaikan ada kesalahan karena harga yang seharusnya Rp 116.000 dinaikkan oleh karyawannya menjadi Rp 155.000. Beliau sudah meminta maaf dan bersedia memberikan refund. Saya sangat mengapresiasi dan menghormati sikap beliau. Sampai sekarang saya belum memberikan nomor rekening untuk refund karena saya ingin bertemu dahulu dengan beliau untuk silaturahmi," jelas Sigit
Baca Juga: Viral, Detik-detik Bibir Putri Iis Dahlia Dicium Ayah Sambung Setelah Sungkem: Kok Boleh Sih?
Pada poin ketiga, Sigit meminta sanksi yang dijatuhkan kepada RM Hadea tidak sampai pada penutupan.
"3. Saya mengapresiasi pengelola jalan tol yang mengambil tindakan cepat dan tegas, namun alangkah baiknya jika sanksi hanya berupa teguran dan peringatan tertulis saja bukan berupa penutupan sementara karena pemilik juga sudah mengakui kesalahannya.
4. Meskipun menduduki posisi sebagai Ketua DPP, saya bukan pejabat partai yang identik dengan kekayaan dan kenyamanan. Kami di PSI tengah berjuang dan hidup sederhana. Kami harus hidup sederhana karena waktu kami terbagi dua, untuk mencari nafkah dan sibuk berorganisasi. Saya sendiri ditambah dengan kesibukan untuk menyelesaikan disertasi S3.
Nilai mark up Rp 39.000 mungkin kecil untuk beberapa orang, namun bernilai untuk orang yang punya uang pas-pasan saat mudik. Untung saja saya bisa membayar saat itu. Bisa saja saya sedang dalam kondisi tidak membawa uang yang cukup, dan ini bisa terjadi pada pemudik-pemudik lain. Itu yang melatarbelakangi cuitan pertama saya.
Apa yang dilakukan oleh karyawan RM Hadea tetap tidak bisa dibenarkan, apalagi karyawan tersebut tidak memberikan bon. Perilaku karyawan semacam ini bisa menghancurkan kepercayaan pada UMKM, karena itu harus ada standar operasional seperti daftar harga dan bon pembelian, dan pembeli diperbolehkan membayar sebelum makan.
5. Saya berharap kontroversi ini bisa memberikan pelajaran bagi kita semua. UMKM lokal harus dikembangkan dan diberi kesempatan untuk berjualan di semua rest area jalan tol dengan insentif-insentif khusus agar dapat bersaing dengan brand-brand besar, namun dengan pengawasan dan manajemen yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Bongkar Habis Virgoun Lakukan Zina, Inara Rusli Tiba-tiba Minta Netizen Stop Menghujat: Ada Ancaman?
-
Ribut Gegara Bayar Makan Kemahalan Rp39 Ribu, Siapa Sigit Widodo? Eks Jurnalis yang Jadi Jubir PSI
-
Ditanya Netizen Hukuman yang Diberikan kepada Praka ANG, Admin Twitter TNI AU: Terlalu Pedih, Takut Ganggu Selera Makan
-
Kasus Tentara Tendang Wanita di Bekasi Berakhir Damai, Ayah Korban Kasih Pesan Menohok untuk Praka ANG
-
Minibus Terbalik di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya