Nama politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo tengah jadi sorotan dan kritikan publik lantaran curhatannya soal biaya makan di rest area Tol Cipali yang dianggapnya terlalu mahal.
Sigit Widodo beberapa waktu lalu menceritakan bahwa ia terpaksa mengeluarkan uang sebesar Rp155.000 untuk makan di RM Hadea yang berlokasi di rest area Cipali.
Sigit merasa digetok biaya saat makan di RM Hadea. Dalam cuitannya Sigit menuliskan bahwa ia makan ayam dan lauk serta minum teh dalam kemasan botol.
Sigit menyampaikan pematokan harga ini tidak masuk akal dan justru merugikan pengguna jalan tol yang beristirahat. Akibat cuitannya tersebut, RM Hadea mendapat sanksi dari pengelola tol Cipali berupa penutupan.
Kekinian cuitan dari Sigit ini dipertanyakan publik, lantaran ia dianggap tak memberikan informasi secara detail makanan yang dipesannya.
Sigit lantas mencuitkan perihal tersebut. "Tentang cuitan pertama saya yang menyebut bahwa saya makan dua porsi nasi ayam dan teh dalam kemasan, mungkin diartikan bahwa ini hanya satu nasi dan satu ayam. Sedangkan dalam pengertian saya, satu porsi artinya nasi ditambah lauk pauk lainnya. Ini yang kemudian saya detilkan dalam wawancara dengan media," tulisnya.
"Kalau ini dianggap sebagai informasi yang menyesatkan, saya mohon maaf kepada semua pihak, termasuk pada RM Hadea," sambungnya.
Lantas siapa Sigit Wibowo? Pada bio akun Twitter miliknya, Sigit ialah juru bicara PSI. Ia juga menjabat sebagai ketua DPP PSI.
Selain itu, Sigit juga menuliskan bahwa ia adalah kandidat doktor ilmu komunikasi Universitas Indonesia (UI). Sigit merupakan sosok kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah pada 27 Januari 1975.
Baca Juga: Viral, Detik-detik Bibir Putri Iis Dahlia Dicium Ayah Sambung Setelah Sungkem: Kok Boleh Sih?
Sebelum terjun ke dunia politik, ia bekerja sebagai jurnalis di media online tahun 1998.
Setelah satu tahun menjadi jurnalis, Sigit menggeluti bidang teknologi dan menjadi kepala kanal. Setelah itu, ia bergabung dengan Femina Group pada 2003 dan menjadi Pemimpin Redaksi PC Magazine Indonesia hingga tahun 2007.
Berita Terkait
-
Ditanya Netizen Hukuman yang Diberikan kepada Praka ANG, Admin Twitter TNI AU: Terlalu Pedih, Takut Ganggu Selera Makan
-
Kasus Tentara Tendang Wanita di Bekasi Berakhir Damai, Ayah Korban Kasih Pesan Menohok untuk Praka ANG
-
Minibus Terbalik di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia
-
Profil Sigit Widodo, Jubir PSI yang Bikin Geger Ngaku Digetok di RM Rest Area Tol Cipali
-
Jubir PSI yang Berulah Ngaku Kena Getok Harga UMKM, Ketum Giring Ganesha yang Minta Maaf
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Travelling Makin Happy, Valas Udah Ready dengan BRI Money Changer
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Grace Natalie Anak Siapa? Kini Dilaporkan ke Polisi oleh 40 Ormas Islam
-
Dear Killer Nannies: Suguhkan Drama Coming-of-age di Balik Kartel Medelln!