Baru-baru ini beredar kabar yang mengkaim 3.000 kader Demokrat mundur hingga membuat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) panik dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) syok.
Klaim AHY panik karena 3.000 kader Demokrat mundur hingga membuat SBY syok beredar melalui video yang diunggah di YouTube.
"AHY PANIK!! RAMAI-RAMAI KADER DEMOKRAT MUNDUR, SBY LANGSUNG SYOK MELIHAT INI," tulis narasi unggahan video tersebut
Lantas benarkah AHY panik karena 3.000 kader Demokrat mundur hingga membuat SBY syok? selengkapnya akan terjawab dalam artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim AHY panik karena 3.000 kader Demokrat mundur hingga membuat SBY syok beredar di YouTube hingga 19 April 2023, video tersebut sudah ditonton lebih dari 49 ribu kali.
Setelah menyaksikan video tersebut hingga akhir, narasi yang dibacakan dalam video tersebut identik dengan artikel yang diunggah Tribunnews dengan judul “Kader Partai Demokrat Banyak yang Hengkang ke Partai Lain, AHY Beri Respon Santai: Itu Seleksi Alam.”
Diunggah pada 12 April 2023 lalu, artikel tersebut berisi tanggapan santai AHY mengenai kader Partai Demokrat yang hengkang ke partai lain.
AHY merespon santai dan mengatakan bahwa hal tersebut wajar dalam proses seleksi alam.
AHY disebut memilih mempersiapkan Partai Demokrat agar lebih siap serta matang jelang Pemilu 2024 mendatang.
Kesimpulan
Mengacu penjelasan cek fakta di atas klaim AHY panik karena 3.000 kader Demokrat mundur hingga membuat SBY syok adalah tidak benar.
Faktanya AHY tidak panik, justru merespon santai dan mewajarkan keluarnya beberapa kader partainya tersebut. Karenanya, dapat disimpulkan video tersebut termasuk konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Gantung Anas Urbaningrum di Monas Karena Tak Bisa Bayar Hutang ke Negara, Benarkah?
-
Cek Fakta: Breaking News! Semua Kekayaan Arteria Dahlan Disita Negara, Sang Istri Menangis Histeris, Benarkah?
-
Cek Fakta: PSSI Full Senyum! Park Hang-seo Terima Kontrak Latih Timnas U-20, Benarkah?
-
Airlangga Bertemu AHY, PPP Ajak Golkar dan PAN Ikut Usung Ganjar Pranowo di Pilpres, KIB Bakal Bubar?
-
Kubu Moeldoko Ngebet Pengen Rebut Partai Demokrat, AHY: Kami Tidak Boleh Lengah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia
-
Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta