/
Senin, 08 Mei 2023 | 15:23 WIB
Gurun Lut. (Twitter @Tales_of_Iran)

Cuaca panas yang melanda sejumlah negara di dunia saat ini termasuk di Indonesia menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi disebabkan adanya gerak semu matahari. 

Dikutip dari Antara, per April 2023 sejumlah wilayah di Indonesia tercatat mencapai suhu terpanas mencapai 37,2 derajat celcius. 

Suhu terpanas yang tercatat di Indonesia ini ternyata belum ada apa-apanya jika dibandingkan kondisi panas di Gurun Lut yang menjadi tempat terpanas di muka bumi. 

Gurun Lut berlokasi diantara provinsi Kermn, dan provinsi Sistan–Baluchestan di Iran. Suhu di gurun pasir ini dikutip dari berbagai sumber bisa mencapai 70 derajat celcius. 

Mengutip dari laporan berjudul 'Where Are the Hottest Spots on Earth?', permukaan pasir di Gurun Lut mencapai puncak suhu panas tertinggi mencapai angka 70,7 derajat celcius pada 2005. 

Sumber lain menyebutkan bahwa suhu di gurun tersebut bisa mencapai 80 derajat celcius. Sementara pihak NASA beberapa kali mendapat rekor baru suhu terpanas di tempat tersebut lewat pengukuran dari luar angkasa. 

Dari sejumlah literasi disebutkan bahwa tidak ada mahluk hidup yang bisa bertahan di Gurun Lut. Namun video Youtube milik Ruhi Cenet membuktikkan bahwa hewan belalang sembah bisa hidup di Gurun Lut. 

Pada video yang diunggah sebulan lalu dan sudah ditonton sebanyak 5,6 juta kali menunjukkan hewan belalang sembah bisa hidup di kawasan Gandom Beryan, yang berada di Gurun Lut dan disebut sebagai titik terpanas di muka bumi. 

Dari video tersebut muncul fakta menarik soal Gurun Lut yang menjadi tempat terpanas di muka bumi. Ruhi Cenet memperlihatkan bagaimana panas di tempat tersebut membuat batuan di sana menjadi warna hitam seperti habis terbakar. 

Baca Juga: Panas! Antonio Dedola Punya Uang 900 Juta, Nikita Mirzani: Saya Juga Bingung Kenapa Kecil Banget

Ruhi seperti dalam video sempat tunjukkan efek berbahaya bagi manusia jika berada di kawasan tersebut, utamanya di saat musim panas. Sekedar informasi, Ruhi datang ke lokasi tersebut pada pukul 12:00 siang waktu setempat dan di musim panas. 

Di dalam video saat Ruhi membuka sarung tangan, kondisi telapak tangannya mengelupas karena kepanasan. Tangannya pun bergetar karena kondisi panas. Sementara alat pengukur suhu yang digunakan Ruhi menjadi error karena kondisi panas. 

Namun saat berada di kawasan Gandom Beryan, Ruhi memperlihatkan adanya hewan belalang sembah yang bisa bertahan di tempat terpanas di muka bumi tersebut. 

Pada tahun 2016, Gurun Lutu dimasukkan ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO.

Antara bulan Juni dan Oktober, Gurun Lut akan disapu oleh angin kencang yang mengangkut sedimen dan menyebabkan erosi dalam skala besar.

Hal ini menyebabkan formasi yang spektakuler, yaitu pegunungan bergelombang yang disebut sebagai kaluts.

Load More