Suara.com - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka bersilaturahim ke kantor Kemensos, membahas pentingya akurasi data tunggal agar bantuan sosial dan program pemberdayaan berdampak nyata untuk mengentaskan kemiskinan.
Kedatangan Rieke disambut hangat oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Gus Ipul, sapaan akrabnya, mengatakan, pertemuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mengawal agar data nasional ke depan semakin akurat.
"Yang disampaikan Bu Rieke ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat data kita. Jadi dengan perspektifnya kita akan coba terus lakukan upaya-upaya ke depan supaya data kita lebih akurat,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Dengan suasana penuh keakraban, Rieke menyampaikan ke Gus Ipul dan jajaran Kemensos bahwa pembenahan data merupakan persoalan mendasar yang selama ini kerap luput dari perhatian. Padahal, data yang aktual, akurat, dan relevan menjadi basis utama kebijakan pembangunan.
Rieke menekankan, kebijakan berbasis data menjadi kunci implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial, dengan Kemensos sebagai salah satu leading sector.
Menurutnya, penguatan kebijakan berbasis data menemukan momentum sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo, yang menegaskan pentingnya meningkatkan data yang akurat. Data, kata Rieke, harus menjadi arus utama seluruh kebijakan pemerintah.
“Kita tidak bisa lagi mengacu pada data-data yang kurang faktual, sehingga data-driven itu menjadi pengarusutamaan dari semua kebijakan yang digagas oleh Presiden Prabowo,” kata Rieke Diah Pitaloka.
Gus Ipul berterimakasih atas kepedulian dan keaktifan Rieke Diah Pitaloka sebagai wakil rakyat dalam memberikan perspektif dan pandangan mengenai pentingnya penguatan Satu Data Indonesia.
Dia menjelaskan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS dan dimutakhirkan bersama Kemensos, kini menjadi acuan seluruh program pemerintah.
Baca Juga: Kemensos Fokus Salurkan Stimulus Bansos bagi Masyarakat Rentan Menyambut Ramadan
Ke depan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dirampungkan terutama berkenaan dengan pemutakhiran karena data bersifat dinamis. Pemutakhiran berkala dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat serta jajaran pemerintah menjadi kunci dalam menghadirkan data akurat, sehingga intervensi pemerintah benar-benar berdampak.
Dalam konteks Kementerian Sosial (Kemensos), hal tersebut tercermin dari penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan yang tepat sasaran.
“Kalau bansosnya tepat sasaran, itu akan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan sosial,” jelas Gus Ipul.
Sebagai upaya mendukung data yang lebih akurat, Gus Ipul menekankan bahwa proses verifikasi dan validasi data saat ini telah dimulai dari tingkat paling bawah.
“Mulai kemarin kita sudah bicara dengan Menteri Desa untuk menindaklanjuti, mulai dari tingkat desa. Itulah sebenarnya sesuai harapan dengan Bu Rieke. Jadi intinya semua yang kita diskusikan dalam rangka untuk menghadirkan data yang semakin akurat,” kata Gus Ipul.
Ia menambahkan, ke depan apabila terdapat perubahan data, pemerintah akan berupaya melakukan sosialisasi secara bersama-sama, termasuk dengan pemerintah daerah dan wakil rakyat di parlemen, agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran buat kita semua,” kata Gus Ipul. ***
Berita Terkait
-
Kemensos Fokus Salurkan Stimulus Bansos bagi Masyarakat Rentan Menyambut Ramadan
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
DPR Evaluasi Penonaktifan BPJS PBI, Rapat Terbuka Digelar
-
Kemensos Beri Santunan untuk Keluarga Marinir Korban Longsor Cisarua
-
DPR Gelar Rapat Paripurna ke-13 Hari Ini, Ada Tiga Surat Dari Presiden Dibacakan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta