/
Kamis, 11 Mei 2023 | 19:15 WIB
Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. ((Instagram/ganjarpranowo/prabowo/aniesbaswedan))

Tren elektabilitas bakal capres Prabowo Subianto meningkat di kalangan pemilih DKI Jakarta. Hal ini berdasar survei Indikator Politik pada Februari-Maret 2023.

Elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu tercatat sebesar 16,6 persen. Angka itu naik dibanding survei sebelumnya pada Juli 2022 yang hanya 11,9 persen.

"Kabar baiknya meskipun tertinggal di peringkat ketiga, Pak Prabowo trennya naik dibanding Juli 2022," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi, Kamis (11/5/2023).

Burhanuddin mengungkapkan, dibanding dua bakal capres lainnya, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, tren elektabilitas positif hanya dimiliki Prabowo.

Pasalnya, elektabilitas Anies dan Ganjar mengalami penurunan dari survei sebelumnya. 

Pada survei Juli 2022, elektabilitas Anies berada pada angka 45,9 persen. Angkanya menturun menjadi 42,4 persen dalam survei Februari-Maret 2023.

Kondisi serupa juga terjadi pada elektabilitas Ganjar. Pada Juli 2022, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah itu mencapai 34,1 persen. Sementara pada survei Februari-Maret 2023 turun menjadi 33,2 persen.

"Meskipun lagi-lagi belum bisa menggoyang dominasi di DKI Jakarta dua nama teratas. Tapi paling tidak, dari tiga nama ini, tren positif hanya Pak Prabowo yang punya. Meskipun selisihnya jauh dibandingkan dua nama di atas," ujar Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, naiknya tren elektabilitas Prabowo terjadi karena Menteri Pertahanan itu mulai menggencarkan aksi politiknya sebagai bakal capres pada awal tahun ini.

Baca Juga: Survei Capres: Elektabilitas Anies Tertinggi di Jakarta versi Indikator Politik

"Mungkin (karena) Pak Prabowo kan baru mulai bergerak sekitar awal 2023, ya. Nah, ini mulai ada dampaknya," ucap dia.

Sementara itu, lanjut Burhanuddin, tren elektabilitas bakal capres di DKI Jakarta dalam empat survei terakhir Indikator didominasi oleh Anies Baswedan. 

Disusul Ganjar Pranowo di posisi kedua dan Prabowo Subianto di posisi ketiga.

Berikut hasil empat survei terakhir Indikator mengenai bakal capres di kalangan pemilih DKI Jakarta.

Survei September 2021

1. Anies Baswedan: 37 persen

2. Ganjar Pranowo: 29,2 persen

3. Prabowo Subianto: 20,4 persen

Survei April 2022

1. Anies Baswedan: 41,4 persen

2. Ganjar Pranowo: 31,3 persen

3. Prabowo Subianto: 17,5 persen

Survei Juli 2022

1. Anies Baswedan: 45,9 persen

2. Ganjar Pranowo: 34,3 persen

3. Prabowo Subianto: 11,9 persen

Survei Februari-Maret 2023

1. Anies Baswedan: 42,4 persen

2. Ganjar Pranowo: 33,2 persen

3. Prabowo Subianto: 16,6 persen

Populasi survei Indikator Politik Indonesia ini adalah seluruh warga negara Indonesia di DKI Jakarta yang punya hak pilih.

Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan total sampel yang dianalisis sebanyak 2060 responden.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis sebanyak 820 responden memiliki margin of error sekitar lebih kurang 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan spot check, dan tidak ditemukan kesalahan berarti.

Load More