Beberapa hari lalu beredar kabar berisi klaim Istri Surya Paloh terlibat kasus Manteri Kominfo Jhonny G Plate.
Seperti diketahui pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai NasDem itu belakangan ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek BTS BAKTI Kominfo.
Kabar istri Surya Paloh diseret kasus Jhonny G Plate beredar melalui video yang diunggah akun YouTube Kabar News.
"GEGER PAGI INI || JHONNY G PLATE DAN ISTRI PALOH TERBUKTI SEKONGKOL ??," tulis narasi unggahan akun YouTube Kabar News itu.
Lantas benarkah istri Surya Paloh diseret kasus Jhonny G Plate? Selengkapnya simak melalui tulisan ini hingga akhir.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim istri Surya Paloh diseret kasus Jhonny G Plate awalnya diunggah akun Youtube Kabar new pada tanggal 22 Mei 2023 lalu.
Pada thumbnail video unggahan tersebut, tampak gambar seorang wanita berpakaian merah yang diklaim istri Surya Paloh sedang duduk di kursi roda.
"ISTRI SURYA PALOH DISERET, TERLIBAT PERAN DIBALIK KASUS JHONNY G PLATE," tulis akun tersebut pada thumbnail video unggahannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Anies Baswedan Batal Nyapres 2024, Surya Paloh Bubarkan Koalisi, Benarkah?
Dikutip dari turnbackhoax.id (Jaringan Suara.com) hasil penelusuran menunjukkan bahwa gambar tumbnail identik dengan liputan dari VOI Indonesia pada tanggal 22 September 2022 silam.
“The Story Of The Golden Woman, Hasnaeni Moein: In The Past, There Were Many Portraits Of Him In The Behind Of General Transportation In Jakarta” tulis judul berita tersebut.
Perempuan yang tengah duduk di kursi roda diketahui bukanlah istri Surya Paloh, melainkan Mischa Hasnaeni Moein yang ditangkap Kejaksaan Agung atas keterlibatannya dalam kasus korupsi Waskita Beton BUMN.
Sementara, video unggahan akun YouTube Kabar News ini juga merupakan hasil cuplikan beberapa video yang tak berkaitan.
Video pertama yang dicuplik yakni video Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya saat menghadiri diskusi publik di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Video tersebut diunggah akun Youtube Kompas.com berjudul "Politisi Nadsem: Aparat Main Tangkap karena Presiden Sekarang Petugas Partai!" diunggah pada tanggal 17 Mei 2023 lalu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Batal Nyapres 2024, Surya Paloh Bubarkan Koalisi, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ibunda Syok Tonton Video Syur Mirip Rebecca Klopper, Fadly Faisal Akui Rebecca Dibayar Orang Terdekat
-
Tak Pecat Johnny G Plate dari NasDem, Begini Alasan Surya Paloh
-
Johnny G Plate Ditangkap Karena Korupsi, Surya Paloh Bicara Nasib Anies Baswedan dan NasDem
-
Surya Paloh Kumpulkan Elite NasDem, Buntut Menkominfo Johnny G Plate Tersangka
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard