Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 masih sekitar delapan bulan lagi. Sejumlah nama bakal capres pun telah bermunculan.
Pilpres 2024 sendiri diprediksi akan berlangsung dua putaran. Hal itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) Andri Rusta.
"Ada beberapa alasan Pilpres 2024 berlangsung dua putaran, pertama saat ini sudah ada tiga poros," kata dia, Senin (12/6/2023).
Ketiga poros tersebut sama-sama menjaga muruah (kehormatan) partai. Termasuk soal elektabilitas menjelang pemilihan legislatif.
Sehingga, suara dari masing-masing bakal capres yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan akan terpecah atau terbagi.
Menurut dia, lumbung suara Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo memiliki irisan yang sama. Begitu juga antara Prabowo dengan Anies Baswedan.
Dengan kondisi tersebut diyakini tidak akan ada satupun bakal capres yang berhasil meraih perolehan suara di atas 51 persen pada Pilpres 2024 mendatang.
"Inilah yang menjadi alasan Pilpres akan melaju ke putaran kedua," ujarnya.
Terkait adanya anggapan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu terutama PDIP yang akan menjegal Anies Baswedan untuk maju di Pilpres 2024, Andri meragukan hal itu.
Baca Juga: Ganjar Pede: Insya Allah Menang Satu Putaran di Pilpres 2024
Menurutnya, jika hal tersebut dilakukan justru akan merugikan atau menurunkan elektabilitas PDIP. Termasuk partai politik yang mendukung pemerintah.
Ia pun mengajak para bakal capres untuk berpolitik santun dengan mengeluarkan narasi-narasi positif saat melakukan safari politik.
Tidak hanya bakal capres, hal yang sama juga harus dilakukan oleh barisan tim sukses dan para relawan di kalangan akar rumput.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Sepasang Tangan dan Kaki dalam Shift Malam di Pabrik Roti
-
5 Rekomendasi Smartwatch 2 Jutaan, Cocok untuk Segala Aktivitas
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Siapa Roby Kurniawan? Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan