Sandiaga Uno menyatakan menyerahkan keputusan soal pemilihan cawapres untuk Ganjar Pranowo kepada Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan partai koalisi.
Hal ini disampaikannya usai resmi menjadi kader baru partai berlambang Ka'bah tersebut di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2023).
Sandiaga Uno mengatakan tidak akan memaksakan diri untuk dipilih menjadi cawapres Ganjar.
"Kewenangannya (penentuan cawapres) ada di Pak Mar. Saya sangat mengerti kewenangan itu ada di pimpinan partai dan gabungan partai politik," ujar Sandiaga.
"Karena itu, saya ikhlas. Saya meyakini Insya Allah, Allah akan membukakan jalan terbaik buat PPP dan buat Indonesia," lanjutnya.
Sandiaga Uno mengungkapkan, dirinya akan fokus pada isu ekonomi usai resmi gabung ke PPP.
"Saya akan membersamakan PPP untuk memperjuangkan apa yang saya temui di masyarakat, yaitu menginginkan agar kepemimpinan ke depan memfokuskan kepada isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat kita, terutama di bidang ekonomi," ujarnya.
Ia mengatakan selama berkeliling Indonesia, pembangunan di setiap daerah sudah menunjukkan kemajuan.
Hal ini harus diteruskan dan difokuskan pada pemikiran kepemimpinan ekonomi.
Baca Juga: Sandiaga Uno Resmi Gabung PPP, Mardiono: Beliau Dinyatakan Lulus Ospek, Ahlan Wa Sahlan
Sebab, masih banyak masyarakat yang menaruh harapan kepada PPP untuk mengembangkan ekonomi berbasis umat.
Apalagi penggunaan teknologi saat ini kian canggih, sehingga harus dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan keuangan syariah.
"Karena masih ada segelintir masyarakat kita yang butuh bantuan kami. Dan pemikiran saya ini bisa mendapatkan kesamaan perjuangan dari PPP," jelasnya.
Tak hanya mengupayakan ekonomi umat saja, dirinya berencana akan memberdayakan UMKM hingga membuka lapangan pekerjaan.
"Alhamdulillah, pembangunan itu mencetak hasil yang luar biasa," tutur dia.
Selain itu, lanjut Sandiaga, PPP juga merupakan partai yang senantiasa menjaga harga bahan pokok dan mengendalikan kesejahteraan masyarakat agar terus meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'