Naturalisasi pemain Timnas Indonesia hingga kini masih terus berlanjut. Namun, kini fokus naturalisasi dilakukan terhadap pemain keturunan.
Saat laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina, terdapat satu pemain keturunan lagi yang memperkuat Skuad Garuda yakni, Shayne Pattynama.
Diketahui, Shayne Pattynama merupakan pemain keturunan asal Belanda ke-12 yang memilih paspor WNI ketimbang negara kelahirannya.
Tim asuhan Shin Tae-yong itu saat ini diperkuat dua pemain muda keturunan Belanda, Rafael Struick dan Ivar Jenner.
Dua pemain keturunan ini jadi andalan dalam laga Timnas Indonesia vs Argentina, performa keduanya pun mendapat acungan jempol dari pecinta sepak bola tanah air.
Terkait pemain naturalisasi atau trennya saat ini pemain keturunan, Belanda memang masih menjadi target Indonesia mencari pemain potensial.
Hingga kini, Belanda memang masih menjadi negara terbanyak penyumbang pemain keturunan atau naturalisasi di Skuad Garuda, seiring hubungan dan sejarah kedua negara.
Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari kolonialisme pemerintah Belanda terhadap Indonesia selama lebih dari tiga abad.
Karena itu, banyak orang-orang Indonesia memiliki pasangan asal Belanda, menikah hingga memiliki keturunan berdarah campuran.
Baca Juga: CEK FAKTA: FIFA Tak Percaya Timnas Indonesia Tahan Argentina dengan Skor 2-0
Melihat lebih jauh soal pemain keturunan, Arnol van de Vin adalah pemain naturalisasi pertama Timnas Indonesia asal Belanda.
Arnol merupakan kiper yang saat itu membela timnas Hindia Belanda, sosok kelahiran Semarang, Jawa Tengah.
Ia pernah merumput untuk klub Excelsior dan berkompetisi di papan atas khusus etnis Eropa yang ada di Surabaya sebelum bergabung Persija Jakarta.
Sayangnya kebijakan Pemerintah Soekarno yang sempat mengeluarkan kebijakan Anti-Belanda membuat Van der Vin tersingkir dari Tanah Air.
Ia pun pulang ke Belanda, bergabung klub Fortuna '54 dan saat ini dikenal dengan nama Fortuna Sittard.
Selain Van der Vin yang berasal dari Semarang, berikut ini deretan pemain keturunan dengan asal kota mereka di Indonesia.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: FIFA Tak Percaya Timnas Indonesia Tahan Argentina dengan Skor 2-0
-
Viral Video Alejandro Garnacho Kena Makian Oknum Suporter Saat di Hotel Usai Timnas Indonesia vs Argentina
-
Handuk yang Digunakan Pratama Arhan untuk Ngelap Bola Sebelum Lakukan Lemparan Roket Disorot Media Argentina
-
Cek Fakta: Kolongin Garnacho, Manchester United Berminat Rekrut Asnawi Mangkualam, Benarkah?
-
Potret Kemesraan Kaesang dengan Erina di Laga Timnas Indonesia vs Argentina Bikin Netizen Julid: Mumpung Jadi Mantu
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena