Baru-baru ini beredar kabar berisi klaim Rans Entertainment mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal Calon Presiden (Capres) dari Partai PDIP pada 2024 mendatang.
Klaim tersebut bahkan menyebut Rans Entertainment menggelar deklarasi serentak se-Indonesia.
“RANS GELAR DEKLARASI SERENTAK SE INDONESIA," tulis narasi video yang diunggah di TikTok itu.
Lantas benarkah klaim Rans Entertainment gelar deklarasi Ganjar Pranowo? mari kita simak penjelasan selengkapnya melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Rans Entertainment gelar deklarasi Ganjar Pranowo diunggah salah satu akun TikTok. Dalam video unggahannya, akun tersebut menyebut Ganjar Pranowo mendapat banyak dukungan masyarakat.
“RANS gelar deklarasi Ganjar Pranowo SE Indonesia.
MAKIN BANYAK DUKUNGAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG GANJAR PRANOWO” tulis keterangan dalam video tersebut.
Unggahan tersebut bahkan disertai tag yang berkaitan dengan akun Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai berikut:
#raffinagita1717 #raffiahmad #nagitaslavina #ganjarpenerusjokowi #ganjar_pranowo #indonesia #ganjarpranowo #ganjarpresiden2024 #viral #fyp #relawanganjar #jokowimerakyat” (di post).
Usai dilakukan penelusuran terhadap video tersebut, dari 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, konten video tersebut termasuk “Konten yang Dimanipulasi: Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu”.
Akun TikTok tersebut bisa dipastikan membagikan hasil manipulasi yang tidak berkaitan dengan Rans Entertainment.
Faktanya, video tersebut berisi campuran antara rekaman aktivitas RANS dengan peristiwa berbeda yang TIDAK berkaitan, untuk membangun kesimpulan yang MENYESATKAN.
Verifikasi Video
Dalam video tersebut, salah satu video yang disertakan yakni rekaman kegiatan jalan sehat Ganjar Pranowo di kawasan Car Free Day (CFD) di Jember (Jawa Timur), TIDAK berkaitan dengan RANS.
Sumber dengan video yang identik dengan konteks yang BENAR, Bill Ray di Twitter pada 7 Mei 2023: “… Relawan Jember siap kawal Ganjar menuju RI 1 …” tulis unggahan video asli di Twitter.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Minta Mahkamah Konstitusi Dibubarkan Karena Putuskan Sistem Pemilih Tertutup
-
CEK FAKTA: Tak Jadi Nyapres, Prabowo Subianto Restui Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilpres 2024
-
CEK FAKTA: FIFA Tak Percaya Timnas Indonesia Tahan Argentina dengan Skor 2-0
-
Cek Fakta: Kolongin Garnacho, Manchester United Berminat Rekrut Asnawi Mangkualam, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ribuan Jendral Deklarasi Ganjar-Mahfud Demi Selamatkan NKRI, Benarkah?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
7 Cushion di Guardian untuk Menutupi Flek Hitam, High Coverage Bikin Wajah Mulus
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Penumpang Internasional YIA Melonjak hingga 53 Persen, Penerbangan Domestik Justru Melemah
-
Viral Tuduhan Pungli Rest Area Tol Lampung, Pertamina Patra Niaga Buka Suara
-
Adendum AMDAL Baru Jadi Jalan Keluar Polemik Tambang DPM
-
Industri Kripto Makin Tumbuh, OJK Perkuat Regulasi Keuangan Digital
-
Akhirnya! Film Wicked: For Good Resmi Hadir di Netflix Mulai 20 Juli
-
Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei