Baru-baru ini beredar klaim ribuan jendral turun ke jalan untuk mendeklarasikan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD demi menyelamatkan NKRI.
Klaim ribuan jendral deklarasikan Ganjar-Mahfud demi selamatkan NKRI beredar melalui video yang diunggah akun Facebook "Doa Ibu"
"RIBUAN JENDERAL TVRUN KE JALAN DEKLARASI GANJAR – MAHFUD DEMI SELAMATKAN NKRI," tulis narasi unggahan judl tersebut.
Lantas, benarkah ribuan jendral deklarasikan Ganjar Pranowo-Mahfud MD demi selamatkan NKRI?
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim ribuan jendral deklarasikan Ganjar-Mahfud demi selamatkan NKRI beredar melalui video yang diunggah akun Facebook dengan nama pengguna “Doa Ibu”.
Namun, usai dilakukan penelusuran terhadap thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Salah satu video identik memperlihatkan sosok Rudi S Kamri Rudi S Kamri sama dengan video yang diunggah oleh kanal Youtube milik Kanal Anak Bangsa.
“DEMI JAGA PANCASILA DAN NKRI 1000 JENDERAL DUKUNG GANJAR PRANOWO SEBAGAI PRESIDEN RI KE – 8,” tulis judul video tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan Dipastikan Gagal Nyapres 2024
Video tersebut juga berisi video yang identik lainnya yang memperlihatkan sosok Hary Tanoesoedibjo, Ganjar Pranowo, Megawati dan Puan Maharani sedang melakukan pertemuan.
Video yang sama diunggah oleh kanal Youtube milik Kompas.com dengan judul “Hary Tanoesoedibjo Datangi PDI-P, Bahas Dukungan Perindo ke Ganjar”.
Dengan demikian, klaim bahwa ribuan jendral deklarasi Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI adalah tidak benar.
Kesimpulan
Mengacu penjelasan cek fakta di atas, dapat dipastikan judul, isi video dan narator dalam video tersebut tidak berkaitan.
Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa ribuan jendral deklarasi Ganjar dan Mahfud MD demi selamatkan NKRI.
Berita Terkait
-
Dicecar Soal Siapa Menko yang Ia Tuduh Ingin Ubah Konstitusi, Anies Baswedan Tak Berani Sebut Nama
-
CEK FAKTA: Demokrat Keluar dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan Dipastikan Gagal Nyapres 2024
-
CEK FAKTA: Seluruh Dunia Kena Prank!! Lionel Messi Terekam Jelas Latihan di GBK Jelang FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina
-
Diusulkan PPP Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Pede Bisa Bersanding dengan Ganjar
-
CEK FAKTA: Presiden FIFA Kecam Lionel Messi Karena Tidak Main di Indonesia, Benarkah?
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Viral Prajurit TNI AL Lawan Arah Lalu Gebrak Ambulans, Akhir-akhirnya Minta Maaf
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Terungkap Cara Bandar Kelola Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Warga Ikut Terlibat
-
Tengkawang dari Hutan Kalimantan Kini Diburu Brand Dunia, Ini Manfaatnya untuk Kulit dan Rambut
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
Kenapa Rumah Limas Tak Butuh AC? Ternyata Ini Rahasia yang Bisa Ditiru Rumah Modern
-
Waspada Penipuan KUR, BRI Imbau Gunakan Kanal Resmi dan Lindungi Data Diri
-
3 Shio Paling Beruntung Selama Mei 2026, Hoki Sepanjang Bulan!
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi