Korban yang sudah lemas, nyawanya dihabisi oleh Turah.
"Kemudian tersangka mengambil golok yang berada di gudang dan dipergunaan untuk memotong kepala (korban)," urai Warsono.
3. Kabur ke Yogyakarta
Usai membunuh korban, pelaku sempat kabur ke Yogyakarta. Sekitar pukul 05.30 WIB, Turah menyerahkan diri ke Polsek Klaten Kota.
"Polres mendapat informasi dari Polsek Kota tentang informasi dari seseorang mengaku bernama Turah. Ia mengaku telah melakukan pembunuhan di Desa Nangsri," jelas Warsono.
Informasi itu ditindaklanjuti Satreskrim Polres Klaten, Inafis dan Polsek dengan mendatangi TKP. Dan benar saja, polisi menemukan mayat wanita dengan kondisi kepala terpenggal.
4. Residivis Pembunuhan
Kekinian diketahui Turah bukan kali ini saja harus berhadapan dengan hukum. Ia merupakan residivis kasus pembunuhan pada tahun 2009.
Turah telah divonis 12 tahun penjara dan menjalani hukuman di LP Nusakambangan. Ia bebas tahun 2017.
Baca Juga: Sadisnya Turah, Pemenggal Kepala Wanita di Klaten Ngaku Puas Sakit Hati Terlampiaskan
Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, kasus pembunuhan pada 2009 itu terjadi di Wonosobo.
Polres Klaten pun berkoordinasi dengan Polres Wonosobo terkait status residivis Turah.
"Tahun 2009 dia merasa dibohongi oleh wanita, dijanjikan sesuatu namun uang tidak diberikan kepada tersangka, sehingga tersangka membunuh korban."
"Itu informasi yang kami dapatkan dari Wonosobo, tapi lebih detailnya yang tahu Polres Wonosobo," jelasnya.
Atas kasus pembunuhan di Klaten ini, Turah disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsidair Pasal 338 KUHP. Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Minta Seluruh Aparat Harus Memperbaiki Diri, Prabowo: Jangan Jadi 'Backing' Narkoba dan Judi!
-
6 Body Lotion Tone Up Murah Mulai Rp30 Ribuan, Bikin Kulit Cerah Seketika
-
Gus Ipul Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat yang Semakin Sehat dan Berprestasi
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
5 Moisturizer Murah Alternatif La Roche Posay Cicaplast Baume B5+ untuk Rawat Skin Barrier
-
Gus Ipul Pastikan Pendampingan dan Pemulihan Korban Pelecehan Seksual di Pati
-
Baru Rilis, Subnautica 2 Langsung Terjual 2 Juta Kopi dalam Waktu Setengah Hari
-
Review The Sheep Detectives: Hadir dengan Humor Absurd dan Emosi Mendalam!
-
Rahasia di Balik Lezatnya Masakan Indonesia untuk Jamaah Haji
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!