Baru-baru ini beredar kabar yang mengklaim pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang dijemput paksa aparat.
Klaim itu juga menyebutkan aparat gerak cepat karena dikawal oleh Menkopohukam Mahfud MD. Klaim itu beredar melalui video yang diunggah akun YouTube Suara Politik pada 24 Juni 2023 lalu.
“BREAKING NEWS ! PANJI GUMILANG DIJEMPUT PAKSA LANGSUNG DIKAWAL MAHFUD MD APARAT GERAK CEPAT,” tulis narasi akun YouTube tersebut.
Lantas benarkah klaim pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang dijemput paksa aparat yang dikawal Mahfud MD? Selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang dijemput paksa aparat yang dikawal Mahfud MD diunggah akun YouTube Suara Politik pada 24 Juni 2023 lalu.
Namun, usai dilakukan penelusuran terhadap video tersebut, ternyata judul yang disertakan tidak sesuai dengan isi dari video yang diunggah akun Youtube tersebut.
Video berdurasi 10 menit 5 detik itu tidak membahas Panji Gumilang yang dijemput paksa dan dikawal oleh Menkopolhukam, Mahfud MD.
Ternyata, video tersebut hanya menarasikan artikel milik Yohanes A Kopong Corebima berjudul “Mahfud MD Turun Tangan, Dedengkot Al-Zaytun Panji Gumilang Langsung Diulti: Kau Berurusan dengan Saya!!” yang diunggah pada laman Populis.id tanggal 23 Juni 2023.
Baca Juga: Panji Gumilang Punya Aset di Depok, Wali Kota: Depok Ini Kota Menarik Untuk Siapa Saja
Artikel ini membahas tentang respon Mahfud MD terhadap isu yang ada di Pondok Pesantren AL-Zaytun. Mahfud MD menyatakan timnya sedang mempelajari kasus tersebut agar tidak salah langkah dalam menanganinya.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan cek fakta di atas klaim pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang dijemput paksa aparat yang dikawal Mahfud MD adalah tidak benar.
Unggahan tersebut hanya menarasikan artikel terkait berita tentang respon Mahfud MD terhadap isu ajaran sesat dari Pondok Al-Zaytun.
Karenanya, dapat disimpulkan video yang diunggah akun YouTube Suara Politik itu masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Tag
Berita Terkait
-
Panji Gumilang Punya Aset di Depok, Wali Kota: Depok Ini Kota Menarik Untuk Siapa Saja
-
Aset Panji Gumilang di Depok Tak Terawat, Sempat Dikira Buat Pesantren
-
Rumah Panji Gumilang di Depok Bakal Digeruduk Massa, Habib Abdul Aziz Assegaf: Ini Ultimatum!
-
Babak Baru Nasib Al Zaytun, MUI: Dalam Satu atau Dua Hari Akan Ada Fatwa
-
Sosok Panji Gumilang Dedengkot Al Zaytun di Mata Keluarga
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Universitas Bung Karno Ada di Mana? Ini Lokasi dan Akreditasinya
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Lembap Maksimal! 4 Moisturizer Cream Murah yang Ampuh Atasi Kulit Kering
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
4 Cleansing Oil Squalane, Angkat Makeup Kulit Kering dan Rawat Skin Barrier
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Sepatu Lari Plat Karbon untuk Pace Berapa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu