Tiga pemain keturunan grade A yang kini tengah berkarir di Eropa dikabarkan siap membela Timnas Indonesia. Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik untuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Pemain keturunan grade A yang sedang berkarir di Eropa itu kemungkinan bisa memperkuat tim asuhan Shin Tae-yong dalam sejumlah agenda besar sepak bola.
Beberapa agenda tersebut di antaranya, FIFA Matchday, Kualifikasi Piala Dunia 2026 hingga ingga Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024 mendatang di Qatar.
Tentu sederet pemain keturunan grade A ini bisa jadi kekuatan baru bagi Timnas Indonesia menjalani sejumlah laga tersebut.
Lantas, siapa saja pemain keturunan grade A yang berkarir di Eropa yang mengaku siap membela Timnas Indonesia? simak ulasan lengkapnya.
1. Ilias Alhaft
Namanya tengah menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air baru-baru ini, Ilias Alhaft baru saja membawa Almere City promosi ke Eredivisie.
Sayangnya kontrak Ilias bersama Almere City berakhir pada 30 Juni 2023 dan belum diketahui diperpanjang atau tidak.
Menariknya Ilias mengaku siap membela Timnas Indonesia jika mendapat tawaran itu, hal itu disampaikan saat wawancara bersama Yussa Nugraha.
Baca Juga: Here We Go!! Pemain Keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders Selangkah Lagi Gabung ke AC Milan
"Itu tanda (bawa bendera Indonesia) saat Almere City promosi ke kasta teratas Liga Belanda," kata Ilias.
"Buat aku memperlihatkan bahwa aku terbuka untuk Timnas Indonesia. Tentu aku terbuka untuk membela Timnas Indonesia," imbuhnya.
Namanya sudah lama dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Jordy Wehrmann pemain yang pernah membela Timnas Belanda kelompok umur, mulai U-16 hingga U-20.
Pemain jebolan Feyenoord Rotterdam ini termasuk pemain Grade A, usianya baru 24 tahun dan sangat cocok masuk skuad Garuda.
Hal itu sempat ia sampaikan ke Yussa Nugraha dalam sebuah wawancara ekslusif kanal YouTubenya.
Berita Terkait
-
Media Vietnam: Bisakah Timnas Indonesia Gunakan 11 Pemain Naturalisasi dari Eropa di Piala Asia 2023?
-
Here We Go!! Pemain Keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders Selangkah Lagi Gabung ke AC Milan
-
Gagal Dilatih Shin Tae-yong, Pemain Keturunan Indonesia Bakal Dilatih Stefano Pioli di AC Milan?
-
Kampung Halaman Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kepercayaan Shin Tae-yong, Ada Marc Klok Hingga Elkan Baggott
-
Cek Fakta: Debut di Final SEA Games 2023, PSSI Resmi Panggil Pemain Keturunan Demi Hajar Thailand
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar