Rumput lapangan Jakarta Internasional Stadium (JIS) belakangan tengah jadi sorotan. Rumput lapangan JIS dianggap tidak memenuhi standar FIFA.
Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat melakukan inpeksi ke JIS bersama ketua umum PSSI, Erick Thohir.
Pernyataan ini pun mengundang kritik tajam dari sejumlah pihak, salah satunya dari pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel.
Menurut Bung Towel, soal standar rumput di stadion itu yang memiliki kewenengan untuk menilai ialah FIFA sebagai regulator sepak bola dunia.
Bung Towel menegaskan bahwa FIFA itu yang memiliki kewenangan karena memiliki otoritas untuk melakukan penilaian stadion sepak bola di seluruh dunia.
"Jadi misalnya, Technical Delegatenya atau Asesor dari FIFA datang, itu barulah menjadi valid itu verifikasinya atau verifikatornya," kata Bung Towel saat jadi bintang tamu di program Kabar Siang TV One.
"Tapi ketika, menteri PUPR menjadi seolah-olah aksesor FIFA, itu yang akhirnya menyulut polemik kan soal rumput ini," lanjutnya.
Lebih lanjut, Bung Towel menjelaskan bahwa rumput yang dipakai di JIS termasuk jenis hybrid. Jenis rumput ini sudah banyak digunakan rumput-rumput di stadion Eropa.
"jadi semuanya bisa memenuhi syarat sepanjang sesuai dengan standar FIFA," jelas Bung Towel.
Baca Juga: Senasib dengan JIS, Ini Deretan Stadion Megah yang Dianggap Tak Sesuai Standar FIFA
Dikatakan Bung Towel, seharusnya semua pihak tidak membuat pernyataan yang justru menimbulkan polemik karena penilaian standar atau tidak bukan dari pihak berkompeten.
Berita Terkait
-
Alasan PSSI Kembali Pilih Shin Tae-yong Pimpin Timnas U-23, Tak Percaya Indra Sjafri?
-
6 Stadion Alternatif Calon Venue Piala Dunia U-17 2023, No.1 Sedang Jadi Polemik
-
Jatah Asnawi Mangkualam Bermain di Jeonnam Dragons Dikurangi Pelatih, Sinyal Bakal Hengkang?
-
JIS Warisan Anies Baswedan Disebut Tak Penuhi Standar FIFA, Mulai dari Akses Pintu Terbatas hingga Rumput Lapangan
-
Senasib dengan JIS, Ini Deretan Stadion Megah yang Dianggap Tak Sesuai Standar FIFA
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Tak Semesra Awal-Awal Nikah, Pasrah Bila Diceraikan
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik