/
Rabu, 19 Juli 2023 | 18:39 WIB
Polemik Pemain Asing di Liga 2, Pemain Lokal Bisa Terancam, Publik: Kalo Gak Laku, Main di Timor Leste Aja. (Suara.com)

Rencana untuk penggunaan pemain asing di kompetisi Liga 2 timbulkan polemik. Pihak Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menyebut bahwa rencana itu bisa mengancam keberdaan pemain lokal. 

Dalam surat yang dibuat APPI untuk ketua umum PSSI, Erick Thohir, disebutkan bahwa rencana itu akan timbulkan masalah lain di kemudian hari. 

Pihak APPI meminta PSSI untuk meninjau rencana tersebut sebelum benar-benar diterapkan. 

"Hal ini akan memicu timbulnya masalah lain dikemudian hari dan juga mengeliminir makna sepak bola yang telah dianggap sebagai suatu penghidupan," tulis surat APPI kepada PSSI tertanggal 18 Juli 2023. 

Sebelumnya, PSSI berencana untuk menerapkan aturan baru soal pemain asing di kompetisi Liga 2 2023-2024. PSSI berencana untuk menggunakan dua peman asing, satu pemain Asia. 

Ditegaskan APPI bahwa hal itu akan memberi dampak secara langsung terhadap pesepak bola lokal. 

"Hal ini dikarenakan adanya dampak yang secara langsung dirasakan oleh para pesepak bola Indonesia. Maka akan menambah banyaknya pesepak bola Indonesia yang kehilangan pekerjaan," ungkap APPI. 

Surat dari APPI ini ternyata menimbulkan pro kontra di mata suporer di laman sosial media. 

"Antara pemain lokal yg susah bersaing atau klub yg ga mampu bayar asing," komentar netizen. 

Baca Juga: Upaya ASEAN untuk 5 Negara Pemilik Senjata Nuklir Teken SEANWFZ

"Makanya wahai pemain lokal naikin standard lu supaya bisa bersaing dengan pemain asing," sambung akun lain. 

"Ya kalo dirasa nggak laku di liga 2 kan bisa main di liga luar indo, macam kamboja, myanmar, singapore, timorleste, dll," timpal akun lain. 

"Mental minderan. Berarti sadar kalau pemain lokal kalah kualitas sama pemain asing, seharusnya bisa buat motivasi untuk saingan kompetisi di internal tim,"

Load More