Nama Alshad Ahmad kini kembali menjadi sorotan. Kali ini terkait anak harimau peliharaannya yang diberi nama Cenora mati.
Kabar itu pun diunggah sepupu Raffi Ahmad ini melalui akun Instagram-nya.
"Cenora sayang.. Anak harimau yang cantik, baik, tenang, kalem, selalu bisa nemenin dan jagain adiknya, selalu manja dan sayang banget ke papahnya.. Ga nyangka Cenora pergi secepet ini, kita semua berduka yang mendalam. Padahal kemaren baru kesenengan karena nyobain daging enak ya, baru bisa belajar loncat2, baru kemaren papah ajak mau maen ke Villa biar bisa lari2 yang puas di halaman yang gede," tulis Alshad Ahmad.
"Selamat istirahat ya sayang, makasih atas kehadiran kamu disini yang selalu bikin kita semua bahagia, happy, terhibur karena lucunya, gemesnya dan tingkah2 kamu. Papah sayang banget sama Cenora," lanjutnya.
Terungkap pula jika total sudah 7 ekor anak harimau yang dipelihara Alshad Ahmad telah mati.
"Jikalau boleh bertanya, dr awal mulai memelihara harimau, sudah berapa ekor yang mati dibawah pengawasan bro alshad?," tanya @tua***.
"7, semua hasil breeding sendiri dari 1 indukan," jawab sepupu Raffi Ahmad itu.
Netizen yang menyoroti hal ini pun meluapkan kegeramannya. Mereka meminta pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bertindak.
"1 indukan mati 7, buset deh ini siapa pejabat BKSDA yang ngasih izin dia melihara satwa liar begini sendiri," komentar @cin***.
Baca Juga: 7 Anak Harimau Alshad Ahmad Mati, Sepupu Raffi Ahmad Langsung 'Diterkam Harimau Sumatera'
"Udah 7 nyawa melayang dan dia masih gak sadar diri bahwa dia ga mampu buat jagain anak harimau itu," tulis akun @__E***.
"Udah paling bener izinnya yang dicabut Daripada makin banyak baby macam yang nyawanya dicabut," kata @can***.
Belum Terima Laporan
Sementara itu, BBKSDA Jawa Barat belum menerima laporan dari Alshad Ahmad soal kematian Cenora, anak harimau jenis Benggala dari indukan yang bernama Jinora.
Koordinator Humas BBKSDA Jabar, Eri Mildranaya mengatakan, belum mengetahui alasan Alshad belum melaporkan kematian harimau tersebut.
Jika tak kunjung melaporkan, kata Eri, petugasri BBKSDA akan langsung menemui Alshad Ahmad.
"Yang bersangkutan wajib segera melaporkan, gitu kan, kita juga belum tau alasannya belum melaporkan, yang bersangkutan lebih paham," ucap Eri.
"Tapi, kami pasti menunggu laporan tersebut dan jika belum melaporkan kami rencana arahan Kepala Balai Besar akan menurunkan tim. Tapi sementara, kami tunggu dulu," lanjutnya.
Eri mengungkapkan, sejauh ini BBKSDA Jabar baru 5 kali menerima laporan kematian harimau peliharaan Alshad Ahmad.
Terakhir, Alshad Ahmad melaporkannya pada 2022 lalu.
"Itu yang satu ekor terakhir. Kalau enggak salah anaknya si Jinora. Yang pasti laporan yang kami terima (terakhir kali) tahun 2022," jelas Eri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan