/
Selasa, 25 Juli 2023 | 20:33 WIB
Alshad Ahmad bersama anak harimau peliharaannya. ((Instagram/@alshadahmad))

"Yang bersangkutan wajib segera melaporkan, gitu kan, kita juga belum tau alasannya belum melaporkan, yang bersangkutan lebih paham," ucap Eri.

"Tapi, kami pasti menunggu laporan tersebut dan jika belum melaporkan kami rencana arahan Kepala Balai Besar akan menurunkan tim. Tapi sementara, kami tunggu dulu," lanjutnya.

Eri mengungkapkan, sejauh ini BBKSDA Jabar baru 5 kali menerima laporan kematian harimau peliharaan Alshad Ahmad.

Terakhir, Alshad Ahmad melaporkannya pada 2022 lalu.

"Itu yang satu ekor terakhir. Kalau enggak salah anaknya si Jinora. Yang pasti laporan yang kami terima (terakhir kali) tahun 2022," jelas Eri.

Load More