Pemain Persija Jakarta yang kerap langganan dipanggil membela Timnas Indonesia, Witan Sulaeman tampak menjadi eksperimen pelatih Thomas Doll.
Thomas Doll tampak bereksperimen dengan menggeser posisi Witan Sulaeman dari posisi biasanya. Meski demikian Witan mengaku tak masalah dengan keputusan pelatihnya itu.
Thomas Doll menggeser Witan Sulaeman dari posisi biasanya diduga untuk mengatasi kedalaman Persija Jakarta. di BRI Liga 1 2023-2024.
Eksperimen yang dilakukan Thomas Doll salah satunya yakni dengan menggeser Witan dari gelandang serang menjadi pemain sayap pada beberapa laga terakhir Macan Kemayoran.
Witan pun mengaku tak masalah dengan keputusan sang pelatih yang menggeser posisinya. Ia mengaku siap mengikuti intruksi pelatih.
"Sebagai pemain saya hanya menjalankan tugas saya, kapan saya dipasang di striker, kapan saya dipasang sebagai gelandang, saya menjalankan instruksi pelatih," kata Witan dikutip dari Bolatimes.com (Jaringan Suara.com).
Pria yang kerap kali jadi langganan dipanggil Shin Tae-yong itu turut mengantarkan Persija Jakerta menang 1-0 atas Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (31/7/2023) malam.
Meski demikian, Witan Sulaeman pada pertandingan semalam disebut pelatih Persebaya Aji Santoso melakukan handball saat mengontrol bola sebelum dilanggar Arief Catur.
Pelanggaran yang Catur lalukan akhirnya diganjar kartu merah. Meski demikian, Witan mengakui dirinya mengontrol bola dengan kaki dan sama sekali tidak menyentuhnya dengan tangan.
Baca Juga: Dua Insiden di Laga Persija vs Persebaya yang Harusnya Berbuah Penalti, Kinerja Wasit Dipertanyakan?
"Kalau itu saya rasa kontrol bola dengan kaki saya, tapi saya belum lihat tayangan ulangnya. Saya pikir saya kontrol dengan kaki saya. Mungkin saya lihat lagi videonya," terangnya.
Berita Terkait
-
Momen Assist Cantik Witan Sulaeman, Bantu Persija Jakarta Tumbangkan Persebaya Surabaya
-
Timnas Indonesia U-17 Dapat Tambahan Amunisi Baru, Wonderkid Jebolan Barcelona, Benarkah?
-
Dua Target Besar Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Apa Saja?
-
Media Malaysia Sebut Brunei Darussalam Punya Strategi Ampuh Lawan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Bongkar Pemain yang Dicoret dari Timnas Indonesia Gara-gara Minus Kelakuan, Siapa Dia?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Harga Jual Mobil Hybrid Bekas Terbukti Lebih Stabil Dibandingkan Mobil Listrik
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Momen Haru Siaran Terakhir Hard Rock FM Bandung Setelah 25 Tahun Mengudara
-
Nasib Dadan Hindayana dan Kontroversi Pengadaan Motor Listrik Rp 2 Triliun
-
S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN