Eks Persib asal Belanda, Kevin van Kippersluis memiliki pengalaman tak mengenakkan selama bermain di Liga Indonesia.
Pengalaman ini ia bagikan saat wawancara dengan salah satu media Belanda.
Van Kippersluis kepada vi.nl beberkan saat ia main bersama Persib di Liga Indonesia. Salah satu momen yang paling ia ingat ialah soal kondisi ruang ganti stadion.
Menurut van Kippersluis, meski Indonesia dikenal sebagai negara gila sepak bola, namun tak semua stadion memiliki standar yang bagus.
Van Kipperluis menyebut tidak semua klub di Indonesia bisa disebut klub profesional meski bermain di kasta tertinggi, hal itu bisa dilihat dari kondisi stadion, markas mereka.
"Di beberapa tempat, ruang ganti terdiri dari empat bilik. (masing-masing bilik) tidak ada pancuran, hanya ada seember air di sebelah toilet untuk menyiram, bangku besi dan kipas angin besar," ucap eks Persib itu.
"Ada seribu nyamuk berterbangan dan kecoa merayap di lantai," tambahnya lagi.
Lebih lanjut, van Kipperluis mengingat momen saat ia bersama skuat Persib bertandang ke pulau Sumatera. Menurutnya, ia bermain di tengah hutan dan tak pernah merasakan kondisi itu sebelumnya.
"Kami bermain di sana di tengah hutan. Nick (Kuipers) dan saya membuka Google maps dan benar-benar melihat hutan di setiap sisi stadion," sambungnya.
Baca Juga: Dibongkar Media Vietnam, Park Hang-seo Tolak Tawaran Latih Persib Bandung Meski Digaji Rp14 Miliar
"Oleh karena itu, tidak mudah untuk bermain di sana. Tiba-tiba ada serangga datang dan bertengger di bahuku. Bahkan saya sempat berpikir ada kelelewar terbang," kata eks jebolan Ajax itu.
Berita Terkait
-
3 Fakta Menarik Bergabungnya Levy Medinda dengan Persib Bandung
-
Terungkap! Alasan Park Hang-seo Tolak Pinangan Persib meski Dapat Gaji Fantastis
-
Daftar Alumni Akademi Persib Bandung Justru Moncer Bersama Klub Lain, Siapa Saja?
-
BRI Liga 1 Baru Jalan 4 Pekan, PSSI Sudah Kumpulkan Cuan Hampir Rp1 Miliar dari Denda Klub
-
Dibongkar Media Vietnam, Park Hang-seo Tolak Tawaran Latih Persib Bandung Meski Digaji Rp14 Miliar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari
-
Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap
-
7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh
-
3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez
-
Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus