/
Jum'at, 04 Agustus 2023 | 09:18 WIB
Problematik! Kerap Buat Putusan Kontroversial, Komdis PSSI Dipimpin Eks Arema: Orang Iwan Budianto? (pssi.org)

BRI Liga 1 2023/24 baru akan menjalani pekan keenam, namun sejumlah keputusan kontroversial kerap diputuskan oleh Komisi Displin (Komdis) PSSI. 

Terbaru, keputusan Komdis PSSI bikin geram klub Borneo FC. Kemarahan Borneo FC lantaran Komdis PSSI menjatuhkan hukuman kepada bek Silverio Junio jelang laga melawan Rans Nusantara, Jumat (4/8) malam ini. 

Borneo FC geram lantaran putusan Komdis PSSI ini baru dijatuhkan kepada Silverio pada H-1 melawan Rans Nusantara. Padahal insiden yang sebabkan Silverio dihukum Komdis PSSI terjadi di pekan ke-2 BRI Liga 1 2023/24. 

Dalam putusannya, Komdis PSSI menghukum Silverio tindakan serious foul play dengan cara menendang wajah pemain lawan saat laga melawan Bali United pada pekan ke-2 BRI Liga 2 2023/24. 

"tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000," bunyi putusan Komdis PSSI. 

Borneo FC juga tegaskan bahwa aksi Silverio kepada pemain Bali United sesuai dengan video tayangan ulang tidak bermaksud menciderai lawan. 

"Berdasarkan dari rekaman video, pada saat kejadian berlangsung bisa dilihat posisi Silverio membelakangi pemain Bali United dan itu murni unsur ketidaksengajaan tanpa ada niatan menciderai," bunyi pernyataan resmi Borneo FC. 

Sebelumnya, Persebaya Surabaya juga menyampaikan kritik tajam atas kinerja Komdis PSSI. Dimana akal sehat Komdis, begitu judul tulisan Candra Wahyudi, Direktur Persebaya pada laman resmi klub. 

Candra mengkritisi hukuman Komdis PSSI terkait kehadiran bonek pada laga tandang. Menurut Candra, Komdis layaknya pengadilan sesat. 

Baca Juga: Borneo FC Ngamuk! Kinerja Komdis PSSI Wajib Dievaluasi, Nabil Husien: Dasar Amatiran

"Sudah beberapa musim ini Komdis bersidang layaknya pengadilan sesat. Tidak ada pemanggilan ”terdakwa’’, mendengarkan keterangan ‘’saksi’’ atau kesempatan membela diri. Tahu-tahu Komdis bersidang dan menjatuhkan beragam sanksi. Mulai dari peringatan keras, larangan bermain, sampai denda uang, dengan nominal semau Komdis sendiri,"

Komdis PSSI Dipimpin Eks Arema

Komdis PSSI saat ini dipimpin oleh Eko Hendro Prasetyo. Eko dibantu oleh Asep Edwin sebagai wakil ketua dan tiga anggota lainnya yakni M Nigara, Aji Ridwan dan Hasani Abdulgani. 

Siapa Eko Hendro Prasetyo? Ditunjuknya Eko sebagai ketua Komdis PSSI sempat dipertanyakan netizen di laman sosial media. 

Rekam jejak Eko Hendro yang pernah bersinggungan dengan Arema Cronus jadi pertanyaan besar netizen. 

Eko Hendro memang pernah menjadi Legal Officer Arema Cronus. Eko juga yang membuat presentasi kepada perwakilan AFC pada 27 Februari 2015 saat mereka melakukan inspeksi ke Stadion Kanjuruhan. 

"Proses verifikasi tersebut dibagi menjadi tiga bagian, perwakilan AFC berhadapan langsung dengan manajemen, sesuai dengan bidang mereka masing-masing. Mahajan tampak meneliti satu persatu berkas yang dipresentasikan oleh Legal Officer Arema Cronus, Eko Hendro Prasetyo," tulis laman resmi PSSI. 

Eko Hendro juga menjadi tim legal Arema Cronus yang pada 2014 datang ke Jakarta bersama Iwan Budianto saat itu CEo dan manajer Rudi Widodo terkait kasus flare di laga Arema melawan Persipura di Stadion Kanjuruhan pada 12 November 2014. 

Eko Hendro pada 2018 menjadi anggota Komdis PSSI, yang salah satu anggotanya adalah Dwi Irianto atau yang dikenal sebagai Mbah Putih. 

Sosok Mbah Putih ini pada 28 Desember 2018 diciduk oleh Satgas Anti Mafia Boal di Hotel New Saphire, Yogyakarta.

Load More