Kondisi mencekam dirasakan warga Dago Elos Bandung, Jawa Barat pada Senin (14/8) malam. Saat itu selepas adzan Isya, kondisi tempat tinggal mereka begitu menakutkan saat aparat kepolisian bentrok dengan warga lain.
Cerita kondisi mencekam di Dago Elos diceritakan oleh Agung Eko Sutrisno, jurnalis Radar Bandung. Saat malam mencekam di Dago Elos itu, ia tengah melakukan kerja jurnalistik.
Eko melihat langsung bagaimana kepanikan dirasakan warga saat polisi menembakkan gas air mata. Eko juga menjadi salah satu dari dua jurnalis yang mendapatkan kekerasan saat meliput rusuh di Dago Elos.
Gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian kata Eko bahkan sampai masuk ke rumah-rumah warga. Begitu gas air mata meledak, kepanikan dirasakan warga di dalam rumah.
Asap yang masuk ke dalam rumah membuat warga di dalam rumah mengalami batuk dan muntah hampir pingsan. Beruntung bisa menyelamatkan diri ke lantai dua.
Bukannya mereda, Eko menyaksikan aparat polisi terus bertambah masuk ke daerah pemukiman warga. Beberapa dari mereka merusak motor, speaker, gerobak, yang berada di jalan gang.
Sementara dari dalam rumah, terdengar suara anak-anak menangis ketakutan dan batuk-batuk karena gas air mata yang sudah masuk ke dalam beberapa rumah.
Di luar rumah, Eko mendengar langsung instruksi tangkap dan pukul.
"Terdengar suara polisi, menginstruksikan tangkap dan pukul. Sekitar pukul 2 pagi beberapa tentara masuk ke gang, dan menunggu di beberapa rumah warga," ucap Eko kepada SuaraJabar.id
Baca Juga: Malam Jahanam di Dago Elos, Saat Gas Air Mata Polisi Bikin Warga Bergelimpangan
"Salah satunya di depan rumah yang saya tempati. Saya bersama dua warga di rumah tersebut mengamankan diri hingga pukul 3 pagi," terang Eko.
Eko sendiri saat itu harus diselamatkan salah satu warga untuk masuk ke rumah saat polisi meringsek masuk ke pemukiman warga.
Eko terkena pukulan oleh satu polisi. Eko terkena pukulan di bagian punggung.
"Saya teriak saya wartawan, dan melihatkan kartu pers. lalu satu warga perempuan mengamankan saya ke dalam rumahnya," ungkap Eko.
Setelah lewat pukul 03:00 WIB, Selasa (15/8), ia memberanikan diri keluar dari persembunyian setelah memastikan kondisi di kawasan Dago, Kota Bandung sudah aman.
Berita Terkait
-
Malam Jahanam di Dago Elos, Saat Gas Air Mata Polisi Bikin Warga Bergelimpangan
-
Sumber Dana Proyek Patung Soekarno Rp10 Triliun di Bandung Barat
-
3 Pemain Persib Bandung yang Performanya Anjlok sejak Dilatih Bojan Hodak
-
Cerita Jurnalis Liput Malam Mencekam di Dago Elos, Gas Air Mata Ditembak hingga Dihantam Polisi
-
Jadi Lokasi Proyek Patung Soekarno Rp10 Triliun, Kemiskinan di Bandung Barat Capai 10,82%,
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman