Pecah bentrok antara massa pendemo dengan aparat kepolisian di kawasan Dago Elos Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin (14/8) malam.
Kerusuhan ini berawal saat warga Dago Elos yang melakukan aksi unjuk rasa pada Senin siang. Warga saat itu unjuk rasa di depan Polrestabes Bandung Jalan Merdeka Kota Bandung.
Aksi kepolisian jadi sorotan publik. Beredar banyak rekaman video detik-detik bertindak brutal kepada warga. Salah satunya saat sejumlah aparat mendobrak rumah warga.
Cerita lain datang dari awak media yang meliput bentrok tersebut. Agung Eko Sutrisno, jurnalis Radar Bandung menceritakan bagaimana ia juga mendapat kekerasan dari aparat.
Eko tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21:30 WIB. Awalnya Eko seperti dikutip dari laporan SuaraJabar.id berada di barisan polisi untuk melakukan kerja jurnalisme.
"Di tengah perjalanan saya bertemu rekan wartawan lainnya. Kita sepakat untuk pergi menuju barisan warga karena melihat ada dua wartawan sedang mewawancarai warga," ungkap Eko.
Eko mendapat kabar dari warga terkait tindakan represif aparat saat pelaporan di Polrestabes pada siang hari. Eko lebih lanjut menceritakan di saat memasuki tengah malam kondisi semakin memanas.
Hal ini berawal saat terdengar suara tembakan gas air mata dari arah belakang warga. Saat itu, kata Eko, warga sedang membersihkan jalan dan membukan jalur setelah sebelumnya diblokade.
"Gas tersebut mengakibatkan warga yang berada di belakang terkena gas tersebut. Tidak hanya sekali gas dilontarkan polisi,"
Baca Juga: George Hendrik Muller, Prajurit Kolonial Belanda yang Keturunannya Bakal Usir 300 Warga Dago Elos
Kondisi ini kata Eko membuat warga yang awalnya damai kembali tersulut emosi. Warga pun berhamburan. Eko yang berada di barisan depan barisan warga melihat polisi bergerak maju.
"Satu gas air mata ditembakan di depan kami. Gas yang dilemparkan di depan di depan tadi, membuat satu pelapor pingsan dan harus dibantu oleh beberapa warga," ungkap Eko.
Kepanikan dirasakan Eko dan awak media lainnya. Mereka pun ikut lari bersama warga untuk menyelamatkan diri.
Sekitar pukul 23:30 WIB, Eko melihat puluhan warga bergelimpangan terkena gas air mata, bahkan beberapa di antaranya pingsan.
"Warga yang geram dengan tindakan polisi mencoba berlari ke depan polisi. Namun berhasil dipukul polisi. Saya melihat selang berapa menit gas air mata dilemparkan ke gang dalam pemukiman warga. Sekitar 8 meter asap mulai terlihat. Warga yang kaget berlari ke belakang,"
Polisi bersenjata lengkap kemudian menyeruak masuk ke pemukiman warga. Warga pun dibuat berhamburan menyelamatkan diri.
Berita Terkait
-
Cerita Jurnalis Liput Malam Mencekam di Dago Elos, Gas Air Mata Ditembak hingga Dihantam Polisi
-
Awal Mula Kasus Sengketa Tanah di Dago Elos, Berujung Warga Bentrok dengan Polisi
-
Viral Warga Dago Bandung Kejang dan Muntah Darah Gegara Tembakan Gas Air Mata
-
Kronologi Kerusuhan Dago Elos Bandung, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
-
Siapa Keluarga Muller dan PT Dago Inti Graha di Kasus Dego Elos?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Babak Baru Kasus Mayat Wanita di Serang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Cairan Hitam
-
Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama