/
Kamis, 24 Agustus 2023 | 14:05 WIB
Kisah Putroe Neng dari Aceh yang Punya Vagina Beracun hingga Tewaskan 99 Laki-laki, Benarkah? (Disdikdayah.bandaacehkota.go.id)

Bagi orang Aceh mungkin cukup familiar dengan nama sosok wanita bernama Putroe Neng. Konon kabarnya, Putroe Neng memiliki 100 suami, 99 diantarnaya tewas pada malam pertama. 

Dari cerita yang beredar dari mulut ke mulut, 99 suami Putroe Neng tewas saat mereka bercinta di malam pertama. Mayoritas suami dari Putroe Neng disebut-sebut berasal dari kalangan bangsawan Aceh. 

Mengutip dari laman Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Putroe Neng merupakan perempuan Cina bernama Nian Nio Lian Khi. Ia adalah seorang komandan perang dari Cina. 

Pasukan Nian Nio Lian Khi ini kemudian dikalahkan oleh Kerajaan Pereulak yang dipimpin seorang ulama bernama Meurah Johan di Lingka Kuta, Gandapura, Bireuen. Nian Nio Lian Khi kemudian menjadi mualaf. 

Ia kemudian dinikahi oleh Meurah Johan, namun petaka muncul di malam pertama. Sultan Meurah Johan yang juga pendiri Kerajaan Darud Donya Aceh Darussalam meninggal dunia setelah malam pertama. 

Tubuh Sultan Meurah Johan ditemukan membiru setelah melewati percintaan malam pertama yang selesai dalam waktu begitu cepat. Kematian Meurah Johan ini pun jadi perbincangan banyak orang. 

Sosok Putroe Neng kemudian dikejar-kejar banyak laki-laki dari keluarga bangsawan di Aceh. Bahkan ada kutipan dari laki-laki bangsawan yang bernafsu ingin tidur dengan Putroe Neng. 

"Nanti malam aku akan tidur dengan Putroe Neng.” Namun, hampir tidak ada lelaki yang berhasil mengatakan, “Tadi malam aku tidur dengan Putroe Neng.” Malam pertama selalu menjadi malam terakhir bagi 99 lelaki yang menjadi suami Putroe Neng.

Terkait kebenaran cerita ini, budayawan Aceh, Syamsuddin Djalil alias Ayah Panton, kisah kematian 99 suami hanya legenda, meski nama memang ada.

Baca Juga: Geliat Pekerja Seks di Kota Malaikat yang Cuma Berjarak 1 Jam Perjalanan Darat

Menurutnya, kematian itu merupakan tamsilan bahwa Putroe Neng sudah membunuh 99 lelaki dalam peperangan di Aceh.

"Sulit ditelusuri dari mana muncul kisah tentang kemaluan Putroe Neng mengandung racun," ujar Syamsuddin Jalil seperti dikutip disdikdayah.bandaacehkota.go.id

Waktu terus berlalu, kisah itu tinggal menjadi cerita rakyat dan belum bisa dipastikan kebenarannya.

Hingga akhirnya tak diketahui pasti pula kapan Nian Nio Liang Khie meninggal dan bagaimana sejarahnya sampai makamnya terdapat di Desa Blang Pulo, Lhokseumawe.

Load More