Prostitusi di negara Filipina merupakan kegiatan melawan hukum. Di Filipina, praktek prostitusi adalah kegiatan ilegal.
Bahkan di negara tersebut, prostitusi masuk dalam kategori perdagangan manusia dan bisa dihukum seumur hidup.
Aturan mengenai perdagangan manusia yang diancam hukuman seumur hidup terdapat di Undang-Undang Anti Perdagangan Orang tahun 2013.
Praktik prostitusi memang jadi salah satu masalah di Filipina. Studi yang dilakukan Institut Populasi University of the Philippines pada 2013 terungkap 19 persen pemuda di sana membayar untuk aktivitas seksual, 11 persen lainnya mendapat uang dari berhubungan seksual.
Di tahun yang sama, diperkirakan terdapat lebih dari 500ribu pekerja seks di Filipina dari populasi 97,5 juta jiwa.
Para pekerja seks itu tersebar di sejumlah kota di Filipina, salah satunya di kota Malaikat atau Angeles City.
Kota ini hanya berjarak 1 jam perjalanan darat dari ibu kota Filipina, Manila. Di kalangan wisatawan mancanegara, kota ini sebagai tujuan wisata seks jika berkunjung ke Filipina.
Kota ini sempat jadi sorotan dunia internasional saat foto berjudul 'Dad is Gone' karya Stephanie Borcard dan Nicolas Metraux menampilkan cerita para pekerja seks di kota tersebut yang memiliki anak tanpa ayah.
Fotografer Stephanie Borcard dan Nicolas Metraux pernah menghabiskan banyak waktu di Angeles City pada 2014. Keduanya mengambil gambar anak-anak yang lahir dari wisata seks itu.
Baca Juga: Wilayah Cianjur Masih Jadi Lokasi Prostitusi? Polisi Tangkap Dua Orang Mucikari
Menilik dari sejarahnya, menjamurnya para pekerja seks di kota tersebut semua berawal saat Amerika Serikat membuka pangkalan militer di Filipina di era 60-an.
Salah satu pangkalan militer AS bernama Clark Air hanya berjarak 3 mil dari Angeles City. Kemunculan pangkalan militer AS ini membuat kota-kota di sekitarnya bermunculan rumah bordil dan bisnis prostitusi.
Dilansir dari Mail Online, sekitar 12ribu pekerja seks kemudian menetap di Angeles City. Wilayah yang kemudian dijuluki Kota Tanpa Ayah ini pun dikenal sebagai kawasan prostitusi di Filipina yang termasyhur.
Bahkan Duta Besar AS di Filipina, Harry Thomas pada 2012 sempat mengatakan bahwa 40 persen turis laki-laki asing ke Filipina punya tujuan wisata seks ke Angeles City.
Berita Terkait
-
Menang Atas Filipina, Vietnam Pastikan 1 Tempat di Semifinal AFF Cup U-23
-
Filipina Rilis Skuad untuk FIFA Matchday September 2023, Nuansa Kental BRI Liga 1 Terlihat
-
Tebar Ancaman, Pelatih Vietnam Akhirnya Ungkap Targetnya di Piala AFF U-23 2023
-
Liga Indonesia Disindir oleh Negara Tetangga, Padahal Persib dan Persija Masuk Peringkat 100 Besar Se-Asia
-
Link Nonton Film Pamasahe Sub Indo, Anda Bisa Klik di Sini untuk Kualitas HD
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda