/
Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:05 WIB
Mengulik Majalah Playboy Pemuas Birahi Kaum Adam Lewat Gambar Seronok. (foxnews.com)

Siapa yang tak mengenal majalah dewasa, Playboy. Majalah yang melegenda satu ini jadi salah satu pemuas birahi kaum Adam lewat cerita dan gambar-gambar seronok wanita. 

Ialah Hugh Hefner bersama Eldon Sellers pada 1953 mengagas terbitnya majalah ini. Dilansir dari The New York Times, awalnya Sellers menamakan majalah ini, "Stag Party". 

Setelah majalah ini terbit edisi pertama pada Desember 1953, Sellers kemudian baru menghubungi Hefner. Ia kemudian menginformasikan bahwa mereka akan melindungi nama majalah mereka melalui jalur hukum. 

Namun Stag Party tak berlangsung lama dan hanya mampu terbit edisi pertama. Eldon Sellers yang kemudian juga membuat majalah baru dengan nama Playboy. 

Di edisi pertama, majalah ini sempat mengalami kesulitan keuangan. Hugh Hefner saat itu kesulitan keuangan untuk membayar model telanjang. Ia pun memilih untuk membeli hak cipta foto-foto wanita telanjang yang tampil pada edisi perdana Playboy. 

Pada edisi perdana, sampul majalah ini ialah foto artis Marilyn Monroe yang langsung meledak di kalangan kaum Adam. Tercatat di edisi perdana majalah Playboy laku terjual 53,991 eksemplar dengan harga satuan 50 sen AS. 

Majalah ini kemudian dikenal dengan simbol kelinci. Dikutip dari berbagai sumber, ide simbol kelinci datang dari Hefner yang ternyata sempat menjadi kartunis. 

Simbol kelinci pada majalah Playboy kemudian diciptakan oleh Art Paul, seorang desainer grafis legendaris. 

"Saya memilih kelinci sebagai simbol majalah karena konotasi seksualnya yang lucu dan hewat itu memiliki citra yang lincah dan menyenangkan," ucap Hefner seperti dilansir dari The Atlantic

Baca Juga: Geliat Pekerja Seks di Kota Malaikat yang Cuma Berjarak 1 Jam Perjalanan Darat

Menurut Hefner sebelum simbol kelinci yang digunakan, sejumlah editor di Playboy sempat menawarkan simbol lain seperti laki-laki dengan gaya khas New Yorker. 

"Tapi menurut saya, simbol kelinci memiliki sesuatu yang berbeda dan gagasan tentang kelinci yang kenakan pakaian formal menurut saya menawan, lucu dan menarik," sambungnya. 

Sejumlah artis dewasa mulai dari Marilyn Monroe hingga wanita Kanada bernama Yvonne de Carlo pernah menjadi model majalah Playboy. 

Nama terakhir disebut-sebut jadi salah satu wanita yang dikagumi oleh Presiden Soekarno

"Apalagi ada cerita Yvonne de Carlo bintang bahenol Amerika yang dikagumi kecantikannya pernah juga berfose untuk majalah itu. Saking kagumnya bahkan Sukarno bilang kepada anaknya, Guntur, bahwa jika ada lagi agen CIA yang tertangkap setelah Allan Pope, dia tidak akan rela kalau hanya ditukar dengan dibuatkan jalan By Pass, tetapi minta Amerika menukarnya dengan Yvonne," seperti dikutip dari sejarahjakarta.com

Load More