/
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 18:01 WIB
Baliho Habib Umar bin Hafidz disandingan dengan foto capres Ganjar Pranowo. ([TikTok])

Media sosial kekinian tengah dihebohkan dengan baliho Habib Umar bin Hafidz yang fotonya disandingkan dengan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo.

Baliho itu pun viral dan mendapat sorotan dari warganet.

Dalam postingan yang beredar, tertulis dalam baliho itu menyampaikan ucapan selamat datang kepada Habib Umar di Kalimantan Tengah.

Dalam safari dakwahnya di Indonesia pekan ini, Habib Umar salah satunya memang mengisi tabligh akbar di Stadion Pahoe, Palangkaraya, Kalteng, pada 23 Agustus 2023.

"Selamat Datang Guru Mulia Al Habib Umar Bin Hafidz di Provinsi Kalimantan Tengah, Bumi Tambun, Bungai Bumi Pancasila, Tanah Penuh Keberkahan. Palangka Raya 6 Shafar 1455 H/23 Agustus 2023," demikian isi tulisan dari baliho itu, dikutip dari unggahan akun TikTok @zcochannel.

Terkait viralnya baliho Habib Umar yang disandingkan dengan foto capres Ganjar, Majelis Al-Muwasholah pun memberikan klarifikasi.

Dalam penjelasannya, pihak Majelis Al-Muwasholah menyebut bahwa itu merupakan kesalahpahaman panitia.

Baliho tersebut juga dibuat tanpa izin serta tanpa sepengetahuan Majelis Al-Muwasholah.

"Hal ini murni kesalahpahaman panitia dan tindakan yang tidak semestinya karena dibuat tanpa izin dan sepengetahuan Majelis Almuwasholah," penggalan isi surat klarifikasi itu dikutip dari akun Instagram Majelis Al-Muwasholah, Jumat (25/8/2023).

Baca Juga: Marsha Timothy Disorot Netizen Tak Pakai Hijab Saat Hadiri Kajian Habib Umar, Begini Pembelaan Umi Pipik

Pihak Majelis Al-Muwasholah juga menyampaikan bahwa dalam dakwahnya Habib Umar tidak ada kaitan dengan politik praktis.

"Didalam dakwa Al Habib Umar di manapun tidak ada kaitannya dengan politik praktis."

"Maka jika ditemukan adanya baliho, poster, foto ataupun video yang dikaitkan kepada Al Habib Umar dengan tokoh politik manapun adalah tidak benar adanya," jelasnya.

Surat tersebut terlihat ditandatangani oleh Ketua Dewan Syuro Majelis Almuwasholah yakni Sholeh bin Muhammad Al Jufri dan Sekretaris Umum Majelis Almuwasholah, Ahmad Mujtaba bin Shahab.

Load More