Video dengan narasi judul "BUDIMAN KENA AZAB MENGERIKAN..SAMBIK NANGIS MINTA MAAF DI DEPAN JOKOWI SOAL PERBUATANNYA," yang diunggah akun Youtube KUMPARAN TV memuat informasi menyesatkan alias hoax.
Narasi pada judul dan thumbnail video tersebut mengarahkan penonton agar percaya Budiman Sudjatmiko mendapatkan azab mengerikan hingga meminta maaf di depan Jokowi.
Pada thumbnail terdapat gambar seseorang tengah terbaring di kasur rumah sakit. Orang di gambar thumbnail itu memiliki wajah Budiman Sudjatmiko.
Selain itu terdapat gambar seseorang seperti Jokowi. Di thumbnail juga terdapat narasi sebagai berikut,
"Berita terbaru. Budiman terima azab mengerikan sambil menangis minta maaf sebut nama ini,"
Penjelasan:
Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Keputusan ini membuat ia dipecat oleh PDI Perjuangan.
Keputusan dari Budiman Sudjatmiko ini juga munculkan banyak informasi menyesatkan alias disinformasi di sejumlah platform sosial media.
Salah satu akun Youtube KUMPARAN TV unggah video dengan narasi menyesatkan bahwa Budiman Sudjatmiko mendapat azab mengerikan.
Dari awal hingga akhir video tidak disebutkan informasi valid dan terverifikasi bahwa Budiman Sudjatmiko mengalami sesuatu yang merugikan baginya pasca dukung Prabowo Subianto.
Video berdurasi 8 menit 6 detik tersebut hanya berisi kumpulan klip dan pemberitaan seputar keputusan Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo di Pilpres 2024 dan reaksi dari PDI Perjuangan.
Kesimpulan:
Video dengan narasi bahwa Budiman Sudjatmiko mendapatkan azab mengerikan hingga meminta maaf kepada Jokowi merupakan informasi menyesatkan alias hoax.
Berita Terkait
-
Tidak Cacat Hukum, PBB Dorong Yusril Jadi Cawapres Prabowo
-
Shin Tae-yong Bantu Persib Bandung Demi Menang Lawan Persija Jakarta, Benarkah?
-
PAN Paham Betul, Manuver PKB ke NasDem Demi Cak Imin Jadi Cawapres
-
Demokrat Bekasi Instruksikan Kader Turunkan Baliho Anies-AHY, Ronny Hermawan: Kalau yang Anies Sendiri Bodo Amat
-
Semangat Betul! PKB Gelar Rapat Pleno Tentukan Nasib Koalisi Pagi Ini Usai Cak Imin Dikabarkan Jadi Cawapres Anies
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran