Kehadiran pemain berdarah Indonesia Jay Idzes bakal munculkan persaingan antar pemain demi mendapatkan tempat utama di Timnas Indonesia. Pemain yang bakal terancam dengan kehadiran Jay Idzes ialah Alfeandra Dewangga.
Menariknya, Alfeandra Dewangga mengaku siap bersaing dengan pemain Venesia itu untuk bisa mendapatkan tempat utama di Timnas Indonesia. Pemain PSIS itu tak gentar jika harus bersaing dengan Jay Idzes.
Meski sang 'lawan' memiliki catatan mentereng karena bermain di kompetisi Eropa, Dewangga sama sekali tak gentar untuk bersaing demi tempat utama di Timnas Indonesia.
“Kalau saya sih sebagai pemain enggak masalah karena persaingan di sepak bola itu kan karena fair play juga. Kita buktikan di TC saja, sama di pertandingan-pertandingan,” tegas Dewangga seperti dikutip dari Antara.
Sebelumnya, Ketum PSSI Erick Thohir unggah foto bersama pemain keturunan Indonesia, Jay Idzes. Pada caption foto yang ia unggah di akun X miliknya, Erick Thohir sebut pemain klub Liga Italia itu punya komitmen dengan Timnas Indonesia.
"Selamat datang di Indonesia, Jay Idzes! Saat ini Jay bermain di Liga Italia, Venezia. Jay punya komitmen yang sama untuk membangun Timnas menjadi lebih baik. Bersama-sama kita ingin membawa Garuda Mendunia! #KitaGaruda," tulis akun Erick Thohir.
Kakek dan nenek Jay Idzes memiliki darah Indonesia. Jay mengatakan bahwa dirinya berkarier di sepak bola karena dilatar belakangi kakek dan neneknya yang ia sebut ialah petarung dan pekerja keras.
Jay pernah mengatakan bahwa kakek dan neneknya meninggalkan Indonesia ke Belanda untuk hidup lebih baik.
"Kakek dan nenek saya serta beberapa rekannya adalah orang tangguh yang meninggalkan Indonesia ke Belanda untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Jay kepada salah satu media lokal di Belanda.
Baca Juga: Pemain Liga Italia Jay Idzes Tiba di Indonesia Temui Erick Thohir, Resmi Dinaturalisasi?
“Di sana mereka tidak memiliki apa-apa dan mengalami masa sulit. Hal itu yang mendorong saya untuk terus berlatih dan fokus pada sepak bola hingga saat ini,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Optimistis Timnas Indonesia U-23 Cetak Sejarah Baru di Piala Asia U-23
-
Shin Tae Yong Akhirnya Pecahkan Rekor Baru setelah Timnas Indonesia U-23 Bantai Taiwan
-
Sejarah Baru Timnas Indonesia Bersama Ivar Jenner dan Rafael Struick
-
Shin Tae-yong Mendadak Selfie saat Latihan Bareng Timnas Indonesia U-23, Efek Menang Besar 9-0 atas Taiwan?
-
Taiwan Dibantai Timnas Indonesia U-23 0-9, Tseng Tai-Lin Petik Pengalaman Berharga
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur