Catatan apik ditorehkan Shin Tae-yong (STY) bersama Timnas Indonesia. Meski belum memberikan gelar juara, pelatih Korsel ini baru catatkan sejarah baru membawa Timnas Indonesia U-23 untuk pertama kali tampil di Piala Asia U-23 2023.
Dalam rentang waktu 2 tahun, proses perbaikan Timnas Indonesia nyata dilakukan oleh Shin Tae-yong. 'Prestasi' STY mampu membuat rangking FIFA Timnas Indonesia terus mengalami kenaikan.
Pada September 2021, rangking Timnas ada di posisi ke-175, lalu naik menjadi posisi ke-165 pada Oktober 2021. Agustus 2022, STY bawa Timnas Indonesia duduki rangking 155.
Juli 2023, Timnas Indonesia berada di posisi ke-150 dan September 2023 berada di tempat ke-147. Artinya dalam waktu 2 tahun, STY mampu membawa Timnas Indonesia naik 28 peringkat.
Selain itu, faktanya Shin Tae-yong jadi pelatih pertama di sejarah Timnas Indonesia yang mampu membawa tiga tim lolos putaran final Piala Asia, tim U-20, tim U-23 dan tim senior.
Salah satu yang jadi catatan menarik dari STY dan jadi sorotan banyak pihak ialah keberaniaanya memotong generasi untuk Timnas Indonesia. Hal ini dinilai langkah tepat untuk membangun pondasi Timnas di masa depan.
Kesuksesan dari STY bersama Timnas Indonesia ini pun jadi sorotan media lokal Korsel. Apalagi saat ini, kondisi tim nasional Korsel justru tengah terpuruk.
Sejak dilatih oleh pelatih asal Jerman, Jurgen Klinsmann, Korsel baru meraih 1 kemenangan dari 6 laga terakhir.
Korsel sukses meraih kemenangan 1-0 atas Arab Saudi pada laga uji coba, Rabu (13/9) dinihari. Ini Jadi kemenangan pertama Jurgen Klinsmann dari 6 pertandingan terakhir.
Baca Juga: Eks Pelatih Timnas Indonesia Bantu Jurgen Klinsmann Lewati Catatan Shin Tae-yong
Gol semata wayang Korsel dicetak oleh Cho Gyu-seong pada menit ke-32 lewat sundulan. Korsel pun meraih kemenangan perdana di St James Park, Newcastle, Inggris.
Sejak menjabat sebagai pelatih kepala Korsel, Klinsmann tidak mampu meraih kemenangan di lima pertandingan terakhir, hanya 3 kali imbang serta alami dua kekalahan.
Catatan buruk ini membuat Klinsmann dirumorkan akan dipecat. Bukan tidak mungkin PSSI-nya Korsel melirik kembali Shin Tae-yong untuk pulang kampung dan melatih Son Heung-min dkk.
Publik pun berharap Erick Thohir sebagai ketum PSSI segara bergerak cepat untuk memperpanjang kontrak Shin Tae-yong.
Publik sepak bola Korsel pun gerah dengan Klinsmann, selain karena catatan buruk, pelatih Jerman itu juga terlelu jemawa. Terbaru, ia melontarkan kalimat kontroversial.
Klinsmann kepada Chosun mengaku ogah tinggal di Korsel karena dinilainya tidak efesien. Eks Pelatih Amerika Serikat itu menyebut dirinya lebih baik tinggal di Eropa.
“Tinggal di Korea saja tidak efisien. Jika tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan di Seoul, lebih baik bertemu orang-orang di Eropa. Ini cara untuk mengembangkan sepak bola Korea. Jika Anda tidak menyukainya, cari saja manajer lain. Saya tidak peduli” ucapnya.
Berita Terkait
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Bantu Jurgen Klinsmann Lewati Catatan Shin Tae-yong
-
Sempat Kewalahan, Elkan Baggott Ungkap Titik Balik Timnas Indonesia U-23 Bisa Tumbangkan Turkmenistan
-
2 Komentar Menarik Elkan Baggott Soal Gaya Permainan Timnas Indonesia U-23
-
Profil Ernando Ari, Kiper yang Disebut Makan Gaji Buta Tapi Disamakan dengan Emiliano Martinez
-
Rafael Struick Beri Julukan Baru untuk Ivar Jenner, Netizen Dibuat Bingung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026