Insiden mengerikan terjadi di pertandingan Liga 2 antara Persekat Tegal vs Persela Lamongan di Stadion Mochtar, Pemalang, Senin (25/9). Pemain Persela, Silvio Escobar alami insiden mengerikan hingga membuatnya kolaps di lapangan.
Insiden tersebut terjadi di penghujung laga, saat Persela sedang berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan.
Dalam video tayangan ulang, terlihat leher atau rahang kanan pemain naturalisasi Cile itu terkena sikut pemain Persekat Tegal.
Wasit pun menghentikan pertandingan dan segera meminta tim medis masuk ke lapangan. Escobar kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan mobil ambulans.
Dikutip dari Times Indonesia--jaringan Suara.com, setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang, Escobar akhirnya kembali sadar.
"Alhamdulillah sekarang sudah sadar," kata Hasyim, staf medis Persela.
Silvio Escobar bisa dibilang cukup mujur setelah alami insiden yang mengerikan itu di lapangan. Sejumlah pemain Liga Indonesia yang alami insiden di lapagan, nyawanya sampai tak tertolong.
Insiden mengerikan terjadi di Liga Indoensia 2017. Saat itu bertanding Persela vs Semen Padang. Kiper Persela Choirul Huda bertabrakan dengan pemain Semen Padang, Marcel Sacramento pada 15 November 2017.
Baca Juga: On This Day: Boaz Solossa Bawa Persipura Juara Liga Indonesia, Pecundangi Persija di SUGBK
Nyawa Choirul Huda tak tertolong akibat benturan keras yang dialaminya. Marcel mengatakan sebelum insiden itu, dia dan Choirul Huda sama-sama maju untuk mengejar bola.
Namun, Huda tidak melihat rekannya yang datang menghampiri Ramon Rodrigues yang juga berlari ke arah yang sama.
Menurutnya, dia sama sekali tidak bertabrakan dengan Huda. Justru sang penjaga gawang bertabrakan dengan Ramon.
"Saat kejadian kiper maju mendekati bola yang hampir di tendang Marcel. Tapi Huda tak melihat ada bek Persela yang juga sedang berlari. Tapi, Marcel bilang dia sama sekali tidak mengenai Huda, tapi pinggang Ramon yang langsung berbenturan dengan rusuk Huda," kata Marcel seperti disampaikan oleh Media Officer Semen Padang Ronny Valega.
"Marcel melihat lidah Huda sudah menjulur ke samping," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Kolaps di Lapangan Saat Persela Hadapi Persekat, Kondisi Silvio Escobar Membaik
-
Kalah Dari Deltras FC, Pelatih Gresik United Protes Keputusan Wasit
-
Hasil Liga 2: Gol Ezechiel NDouassel Bawa Bekasi FC Tekuk Persikab Kabupaten Bandung
-
Gol Menit Akhir Buyarkan Kemenangan PSCS Cilacap di Markas Persipa Pati
-
PSMS Medan Dituntut Menang 'Harga Mati' saat Hadapi Persiraja Banda Aceh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!