Kasus kekerasan terhadap anak SMP di Cilacap buat geger publik. Salah satu figur publik, Karin Novilda alias Awkarin ikut buka suara perihal kasus ini.
Lewat akun X miliknya, @awkarin menjelaskan panjang lebar pendapatnya mengenai fenomena bullying berujung aksi kekerasan di lingkung sekolah.
Awkarin mempertanyakan, apa yang membuat pelaku begitu tega melakukan kekerasan kepada korban, meski sudah melihat korban tak berdaya.
"Banyak yang kesel ngeliat dia dan minta dia diadilin kayak orang dewasa, tapi sebenernya sikap sama perilaku dia itu salah dia sendiri atau salah orang tua dan guru-guru dia dulu?" cuit Awkarin di akun X miliknya.
Menurut Awkarin, bullying memang sering terjadi di manapun, utamanya di lingkungan sekolah. Menurutnya, hal itu terjadi karena anak didik berada di fase mental mencari jati diri.
Awkarin lalu menyebutkan bahwa anak di usia 4 tahun sudah mulai mengenal relasi dan kepemilikan.
Proses antara relasi dan kepemilikan ini, menurut Awkarin jadi salah satu pemicu terjadinya tindak kekerasan terhadap pelajar SMP di Cilacap.
Pada kasus kekerasan terhadap pelajar SMP di Cilacap, tersangka anak MK sempat dikabarkan kesal kepada korban karena merebut kekasihnya.
Namun pada perkembangan terbaru, pihak Polres Cilacap mengatakan bahwa pelaku MK tidak suka kepada korban FF karena mengaku bagian dari genk mereka, Barisan Siswa (Basis).
"Kalo seorang anak gagal belajar tentang itu, biasanya gak aneh ketika remaja mereka jadi gampang melakukan bullying, kayak yang terjadi di Cilacap. Anak itu ngerasa gak terima perempuan yang dia suka ngobrol sama laki-laki lain.
Hal ini mungkin jadi tanda kalo dia gak bisa ngebedain antara hubungan pertemanan lawan jenis sama kepemilikan benda. Dia ngerasa perempuan itu adalah bendanya yang harus dijaga, dan kalo pindah ke laki-laki lain, laki-laki lain itu dianggep mencuri propertinya," jelas Awkarin.
Awkarin lantas menyebut bahwa soal relasi dan kepemilikan ini bisa mencegah terjadinya bullying jika si anak mendapatkan pendidikan di sekolah dan keluarga cukup baik.
"Nah, kalo pertumbuhan anak semasa pendidikan di sekolah dan keluarganya baik, biasanya dia gak akan ngerasa perempuan itu bisa dimiliki.
Kalo ada laki-laki lain yang dianggep ngancem perasaan sukanya sama seorang perempuan, dijawabnya gak dengan pukulan tangan," jelas Awkarin.
Berita Terkait
-
Persijap Jepara vs PSCS Cilacap, Duel Sengit Demi Kemenangan Perdana di Liga 2
-
Reaksi Orangtua Korban Bully Siswa SMP di Cilacap Ngamuk hingga Menjerit
-
Histeris! Ibu Korban Bullying di SMP Cimanggu Ngamuk Bertemu dengan Pelaku di Kantor Polisi
-
Video Kekerasan Anak SMP di Cilacap Kembali Muncul di TKP yang Sama, Ini Penjelasan Polisi
-
Korban Bullying Siswa SMP di Cilacap Masih Dirawat: Alami Patah Tulang Rusuk dan Luka di Kepala
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
BYD Siapkan SPKLU Fast Charging di Posko Mudik Lebaran, Eksklusif untuk Konsumen
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Bersama Alumni Sekolah di Puncak Bogor untuk Ramadan 2026
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan