Salah satu pemain keturunan Indonesia yang ramai dirumorkan akan dinaturalisasi ke Timnas Indonesia ialah Nathan Tjoe-A-On. Nathan yang saat ini bermain untuk Swansea City, muncul sebagai salah satu yang digadang akan dinaturalisasi PSSI.
Nathan kelahiran Rotterdam, Belanda pada 22 Desember 2001. Nathan memiliki darah Indonesia tepatnya dari Sumatera.
"Mamaku lahir di sini (Belanda) tapi ayahnya berasal dari Indonesia. Dia lahir di sana dan waktu sudah dewasa pindah ke Belanda," jelas Nathan seperti dikutip darin Youtube Yussa Nugraha.
"Jadi darah Indonesia dari keluarga (mama) ku," ungkap Nathan.
Diceritakan juga oleh Nathan bahwa ibunya tidak sepenuhnya murni berdarah Indonesia namun juga campuran.
Saat ditanya apakah Nathan mengetui bahwa berasal dari daerah mana di Indonesia sang kakek, ia menjawab dari Sumatera.
"Ia berasal dari Sumatera," jawab Nathan Tjoe-A-On.
Diakui oleh Nathan bahwa ia tidak bisa berbahasa Indonesia, sang kakek yang berasal dari Indonesia juga jarang menggunakan bahasa ibunya.
"Kakekku jarang berbahasa Indonesia, jadi aku tidak bisa bicara bahasa Indonesia," ucap Nathan.
Pertanyaan berikutnya adalah, apakah Nathan Tjoe-A-On cukup layak untuk bisa membela Timnas Indonesia?
Plus Minus Jika Nathan Tjoe-A-On Dinaturalisasi
Jika mengacu pada statistik dan posisi bermain saat ini, naturalisasi Nathan sama sekali tidak menguntungkan Timnas Indonesia.
Ditilik dari statistisk misalnya, hingga pertengahan musim ini, Nathan baru mencatatkan 3 caps bersama tim U-21 Swansea City. Terakhir ia bermain pada 23 September 2023 saat Swansea City U-21 menang 4-0 atas Hull City U-21.
Di laga itu, Nathan pun tidak bermain full 90 menit. Ia hanya bermain selama 46 menit. Ditempatkan sebagai full back kiri, kinerja Nathan dipandang belum cukup memuaskan bersama Swansea U-21.
Pelatih Swansea U-21 Michael Duff tidak cukup puas dengan permainan Nathan saat melawan Hull City, ia kemudian mengganti Nathan dengan Zane Myers.
Catatan penampilan yang sangat sedikit bersama Swansea City U-21 ini membuat Nathan tidak memiliki jam terbang cukup bagus jika PSSI memutuskan untuk melakukan naturalisasi kepadanya.
Selain soal statistik permainan, Nathan juga hanya akan membuat pemain di posisi full back Timnas Indonesia makin menumpuk.
Di posisi full back kiri Timnas Indonesia sudah ada pemain lebih apik seperti Pratama Arhan. Nathan sendiri hanya bisa di-plot sebagai full back dan bek tengah.
Untuk posisi bek tengah, tentu saja cukup berat jika ia dipaksakan untuk dinaturalisasi oleh PSSI. Kemampuannya sebagai bek tengah tidak cukup baik jika dibandingkan dengan pemain seeprti Elkan Baggott.
Meski begitu, ada nilai plus yang didapat Timnas Indoensia jika ia dinaturalisasi oleh PSSI. Nilai plus itu adalah soal alternatif pemain di sektor belakang untuk Shin Tae-yong.
Nathan masih berusia sangat muda yakni 21 tahun. Ia bisa jadi diprioritas untuk masa depan Timnas Indonesia. Selain soal usia yang masih sangat muda, jika melihat dari skill individu, Nathan terbilang cukup baik karena memiliki pengalaman bermain di Eropa
Berita Terkait
-
Lupakan Belanda, Jay Idzes Ungkapkan Kebangggan Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Jleb! Pratama Arhan Dihina Miskin, Kakak Ipar 'Sindir' Marshella Aprillia: Enak Makan Uang Pansos Sama Si Miskin?
-
Segera Jadi WNI, Hasrat Cyrus Margono Bela Timnas Indonesia Tertutup karena Hal Ini
-
Timnas Indonesia Minim Persiapan, Benarkah Shin Tae-yong Remehkan Lawan?
-
Timnas Indonesia Makin Bertabur Bintang, PSSI Diam-diam Hubungi Kiper Inter Milan Emil Audero?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Hasil Lengkap Piala FA: Elkan Baggott Cs Tumbang, Chelsea dan Liverpool Pesta Gol
-
Sinopsis Mad Concrete Dreams, Drakor Thriller yang Dibintangi Ha Jung Woo
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!
-
Cara Cek Desil dan Memperbaharui Data Manual Agar Dapat Bansos
-
Pep Guardiola Kritik Manchester City Meski Kalahkan Salford City
-
Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Meski Berat, Umuh Muchtar Optimis Persib Bandung Hajar Balik Ratchaburi FC di GBLA
-
Pertempuran Sengit, Inter Milan Bungkam Juventus 3-2 di Giuseppe Meazza