Selain membela Timnas Indonesia, Pratama Arhan meniti kariernya di Jepang dengan bermain bersama klub divisi kedua atau J2 League, Tokyo Verdy.
Tapi sayangnya sejak dikontrak pada Maret 2022, pesepak bola asal Blora, Jawa Tengah itu jarang diturunkan ke lapangan oleh pelatih Tokyo Verdy.
Pratama Arhan memperkuat Tokyo Verdy dalam laga J2 League pada 6 Juli 2022. Arhan bermain selama 45 menit pertama pada laga tersebut.
Tapi sejak itu, Arhan baru bermain lagi mengisi posisi bek kiri saat melawan Thespakusatsu Gunma di Piala Kaisar 2023 pada Rabu 7 Juni 2023.
Sementara itu, kontrak Pratama Arhan di Tokyo Verdy akan berakhir pada Januari 2024 mendatang.
Dengan jarangnya waktu bermain, mungkin banyak yang penasaran dengan gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy.
Menurut media Jepang, Nenshuu.net, gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy dikabarkan mencapai 4 juta hingga 5 juta yen per musim. Jika dirupiahkan, gajinya sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta.
Maka jika selama satu musim adalah sebesar Rp500 juta, maka dalam satu bulan Arhan menerima gaji sebesar Rp41 juta.
Lebih rinci lagi, pemain bernomor punggung 38 di Tokyo Verdy itu akan mendapatkan gaji sekitar Rp10 juta per minggu.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Sejumlah Mobil Ringsek
Perlu diketahui, besaran gaji Arhan di Tokyo Verdy ini cukup berbeda jauh dengan upahnya saat membela klub Indonesia, PSIS Semarang.
Dikabarkan PSIS Semarang menggaji Arhan hingga Rp 1,3 miliar per musim. Sehingga jika dirinci, gaji per bulannya adalah sekitar Rp108 juta atau dua kali lipat di Tokyo Verdy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius