Pelatih Filipina, Michael Weiss menyebut kalau duel lawan Timnas Indonesia merupakan pertarungan hidup dan mati.
Filipina dan Timnas Indonesia akan saling berhadapan pada laga kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kedua tim ini membutuhkan kemenangan guna menjaga asa untuk lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunai 2026.
Mereka sama-sama meraih hasil minor pada laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2026. Filipina takluk 0-2 dari Vietnam di kandang sendiri, sedangkan Timnas Indonesia kalah telak 1-5 dari tuan rumah Irak.
Jelang dimulainya laga ini, pelatih Filipina Michael Weiss menilai kalau laga ini akan menjadi pertarungan hidup dan mati.
“Bagi kedua tim, ini adalah hidup atau mati,” kata Weiss dilansir dari Inquirer.
“Mungkin kalau kami tidak menang, atau mungkin Indonesia tidak menang, akan sangat sulit bagi kita berdua untuk melaju ke babak selanjutnya," tambahnya.
Filipina memang sedikit diunggulkan karena bermain di kandang. Tak cuma itu, rumput dari Rizal Memorial Stadium menjadi masalah untuk pasukan Shin Tae-yong nantinya.
Rumput sintetis yang tertanam di Rizal memorial Stadium menjadi salah satu momok skuad Garuda untuk tampil maksimal
"Saat kini kami berada di Filipina, kami akan bermain di lapangan dengan rumput sintetis, ini juga bukan situasi mudah untuk kami." ujar Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.
Baca Juga: Shin Tae-yong Ungkap Alasan Wajib Menang atas Filipina, Bukan Dendam Atas Kekalahan Lawan Irak
“Tapi alasan utama kami untuk memenangkan pertandingan atas Filipina, bukan karena kami kalah dari Irak sebelumnya, lalu kami masih punya kesempatan."
"Melawan Filipina baik tandang atau kandang, bukan masalah karena kami akan mengusahakan penampilan yang terbaik.” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius