Timnas Indonesia hanya bisa bermain imbang saat melawan Filipina di Rizal Memorial Stadium. Pelatih Shin Tae-yong pun membeberkan alasannya.
Pasukan Garuda harus mengakhiri laga lawan Filipina dengan skor 1-1. Penampilan Jordi Amat cs terbilang di bawah performa pada laga ini.
Hal ini tentunya menjadi sorotan Shin Tae-yong sendiri. Menurutnya ada dua alasan kenapa Timnas Indonesia tidak bisa bermain bagus ketika melawan Filipina.
“Di pertandingan ini, kami merasakan kesulitan. Kami melakukan perjalanan jauh, memakan waktu yang banyak, perbedaan waktu, terutama lapangan di sini sangat tidak familier buat kami, sehingga kami kesulitan untuk beradaptasi dengan lapangan,” beber Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.
Ia mengaku kalau 20 menit awal, Timnas Indonesia bermain tidak begitu bagus.
“Seperti yang kalian lihat, kami tidak memperlihatkan penampilan bagus di 20 menit pertama. Tapi saya memang sudah memperkirakan kami akan mengalami kesulitan di babak pertama, karena berkaitan dengan kualitas dan karakter lapangan,” tmabhanya.
Namun, Shin Tae-yong yakin bisa membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Ya, kami memang baru mendapatkan satu poin dari dua pertandingan pertama. Tetapi kami masih mempunyai beberapa laga kandang, dan kami akan kuat saat bermain di lapangan sendiri. Saya tetap menyimpan keyakinan dan berpikiran positif bisa lolos dari grup,” tutupnya.
Adapun Timnas Indonesia akan kembali berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menjamu tim tamu Vietnam pada 21 Maret 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Raih Hasil Minor di Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI Langsung Siapkan Rapat Evaluasi
-
Tak Tertarik dengan Park Hang-seo, Thailand Lebih Pilih Gunakan Pelatih Jepang usai Depak Mano Polking
-
Jadwal Timnas Indonesia di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, Selanjutnya Lawan Vietnam
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Motor Matic Anti Ngebut Cocok untuk Hadiah Anak yang Keterima PTN
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi
-
Saat Warga Antre BBM, Truk Tangki Pertamina Diduga Bongkar Muatan di Gudang Ilegal
-
5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya
-
DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Sinopsis A Gorilla Story: Keberhasilan Konservasi Gorila Dibalut Cerita Menyentuh, Tayang di Netflix
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Mantan Karyawan Divonis Dua Tahun, Ashanty Lega Meski Rp2 M Miliknya Tak Balik