Wisatawan yang hendak berlibur di kepulauan Maladewa terpaksa gigit jari. Pasalnya, tiga resor wisata di negara kepulauan tersebut, sudah dipesan oleh seorang pangeran Arab Saudi, khusus untuk dirinya sendiri.
Putra Mahkota Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, dikabarkan sudah memesan tiga resor bintang lima yaitu Anantara Veli, Naladhu dan Anantara Dighu untuk digunakan selama hampir satu bulan penuh. Kabarnya, sang pewaris tahta Saudi yang berusia 78 tahun tersebut, merogoh kocek hingga 30 juta Dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp352 miliar untuk menyewa ketiga resor tersebut sejak tanggal 19 Februari sampai 15 Maret 2014.
Menurut lansiran maldivesfinest.com, sang pangeran Saudi akan tiba di Maladewa dengan kapal mewah, lengkap dengan kawalan lebih dari 100 pengawal pribadi. Namun, hal ini kabarnya membuat para wisatawan kecewa. Mereka yang sudah memesan tempat di resor-resor tersebut menerima pembatalan sepihak. Salah satunya adalah calon wisatawan yang memposting keluhannya dalam situs perjalanan Trip Advisor.
"Reservasi kami dibatalkan tanpa pemberitahuan dan kami baru diberitahu setelah kami menghubungi mereka," tulis si wisatawan dalam situs tersebut.
Ketika dikonfirmasi oleh Dailymail, Kedutaan Besar Arab Saudi menyatakan bahwa Pangeran Salman datang ke Maladewa atas undangan dari Abdulla Yameen, presiden Republik Maladewa. (Dailymail)
Berita Terkait
-
DPRD DKI Usul Kembangkan Transportasi Laut, Impikan Kepulauan Seribu Jadi Maldives-nya Jakarta
-
Maladewa Ubah Model Pariwisata Jadi Integrated Development Berbasis Keberlanjutan
-
Liburan Akhir Tahun Anti Mainstream: Intip Pesona Maladewa yang Bikin Nagih
-
Kisah Tragis Putra Mahkota Saudi Setelah 20 Tahun Koma
-
Cek Fakta: Video Pangeran MBS dari Arab Saudi Akui Tak Peduli dengan Penderitaan Palestina
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?