-
DPRD DKI usul kembangkan transportasi laut Kepulauan Seribu mencontoh sistem feri Batam.
-
Jika transportasi maju, Kepulauan Seribu bisa bersaing dengan destinasi wisata kelas dunia.
-
Transportasi laut yang baik dinilai menjadi penunjang utama kemajuan pariwisata di Kepulauan Seribu.
Suara.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik Zoelkifli, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengembangkan sistem transportasi laut di kawasan Kepulauan Seribu. Menurutnya, jika sistem transportasinya maju, destinasi wisata tersebut berpotensi bersaing dengan tujuan kelas dunia seperti Maladewa (Maldives).
Usulan ini muncul setelah Taufik melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, dan terkesan dengan sistem feri di sana.
“Di sini, ferinya banyak dan bagus-bagus. Ini bisa jadi contoh untuk dikembangkan di Kepulauan Seribu. Kalau transportasi lautnya bagus, Kepulauan Seribu bisa berkembang seperti Maldives,” kata Taufik usai kunjungan kerja di Batam, Kamis (13/11/2025).
Taufik mengakui ada perbedaan mendasar antara Batam dan Jakarta. Di Batam, transportasi laut menjadi tulang punggung ekonomi dan perdagangan, sementara di Jakarta, rute ke Kepulauan Seribu lebih didominasi oleh sektor pariwisata.
“Kalau di Jakarta ke Pulau Seribu itu ya mostly wisata. Kalau perdagangan atau ekonomi, ya paling hasil tangkapan ikan yang skalanya kecil,” jelasnya.
Meski begitu, ia tetap menekankan bahwa transportasi adalah penunjang utama sebuah daerah wisata. Oleh karena itu, investasi pada modernisasi transportasi laut di Kepulauan Seribu dinilai sangat krusial.
“Salah satu penunjang dari sebuah daerah wisata adalah bagaimana transportasinya. Kalau transportasi lautnya bagus, itu kan bisa jadi seperti Maldives,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri