Suara.com - Satu pabrik plastik di Jalan Kebahagiaan Raya, Taman Sari, Jakarta Pusat, terbakar, Minggu (23/2). Sekitar tujuh karyawan pabrik tersebut melompat lantaran takut tersambar api. Beruntung mereka selamat meski mengalami patah kaki.
Sejauh ini belum diketahui asal mula api. Diduga api muncul akibat korsleting listrik. Adapula yang mengatakan akibat puntung rokok.
Yang jelas, api berkobar hebat, hingga mampu meluluhlantakkan lima lantai pabrik tersebut.
"Penyebab kebakaran masih belum jelas. Ada yang bilang korsleting listrik, ada yang bilang karena puntung rokok. Awalnya saya kira ada orang yang membakar sampah, tahunya kebakaran pabrik," kata warga, Heria kepada Suara.com.
Diungkapkan, sekitar empat bulan lalu, pabrik tersebut juga menelan korban jiwa. Sebanyak tiga karyawan pabrik tersebut tewas akibat tersengat listrik.
Setelah kejadian itu, jelasnya, warga sempat memperingati pemilik pabrik untuk menyetop kegiatan operasionalnya. Berdasarkan aturan, kegiatan operasional pabrik dilarang dilakukan di wilayah tersebut.
"Warga, ketua RT dan RW telah memperingati pemilik toko agar tidak melakukan operasi di kawasan ini, karena di sekitar pabrik adalah pemukiman warga,” ucap Heria.
Tag
Berita Terkait
-
Imbas Proyek LRT Fase 1B, Halte Transjakarta Manggarai Ditutup
-
Sidang Air Keras Andrie Yunus: Pakaian Korban hingga Air Keras Dihadirkan sebagai Bukti
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat