Suara.com - Sebagian warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih bertahan di rumah masing-masing, padahal Gunung Kelud masih dalam status awas. Umumnya, mereka adalah pemilik ternak sapi yang merasa berat untuk meninggalkan hewan piaraan.
Kepada warga yang masih bertahan, Komandan tim Satgas Bencana TNI AL, Letda Marinir Sholeh, berkali-kali mengimbau agar segera meninggalkan rumah demi keselamatan.
“Bapak-bapak harus sayang terhadap keselamatan bapak-bapak sendiri. Segera tinggalkan kampung dan kembali menuju ke lokasi pengungsian," kata Sholeh, Minggu (23/2/2014).
Namun, upaya Sholeh untuk meyakinkan warga agar kembali ke pengungsian belum berhasil.
Sebagaimana diberitakan kemarin, banjir lahar dingin melanda Kali Colo. Sungai ini yang membelah Selorejo dan Desa Pandansari.
Banjir tersebut mengakibatkan jembatan dan jalan masuk satu-satunya menuju desa tersebut putus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas
-
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Kejagung Tegaskan Siap Laksanakan