Suara.com - Puluhan relawan gabungan dari berbagi elemen masyarakat gotong royong memperbaiki rumah warga Dusun Sukomoro, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, yang rusak akibat erupsi Gunung Kelud.
Maizar Helmi (23), salah satu relawan dari DMC Dompet Dhuafa, menuturkan aksi ini merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap sesama.
Terkait bahan bangunan, ia menyebutkan dengan memanfaatkan bahan-bahan dari rumah yang masih dapat digunakan. Sedangkan sisanya, dengan memanfaatkan bahan-bahan dari bantuan para donatur.
Sutini (73), salah satu warga Dusun Sukomoro, mengaku sangat berterima kasih atas aksi membersihkan dan memperbaiki rumahnya yang rusak.
“Untuk makanan dan pakaian saat ini sudah cukup , tapi kebutuhan kami saat ini adalah tenaga untuk rumah yang rusak akibat terkena abu dan kerikil," katanya.
Sejak status Gunung Kelud diturunkan ke level Siaga, warga korban erupsi yang berada di atas radius lima kilometer dari puncak gunung, sudah dibolehkan pulang. Mereka kembali menempati rumah yang telah ditinggalkan selama lebih dari sepekan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis