Suara.com - Matamata - Salah ucap bisa dilakukan siapa saja, termasuk pemimpin agama seperti Paus Fransiskus sekalipun.
Dalam khotbah mingguan yang dilakukan di Vatikan baru-baru ini, Bapak Suci salah mengucapkan sebuah kata dalam bahasa Italia. Sedianya, Sri Paus hendak mengatakan "caso" yang berarti "contoh", namun, Paus justru mengucapkan kata "cazzo" yang bermakna umpatan.
Memang, Bapak Suci sempat memperbaiki kesalahannya dan mengulanginya dengan kata yang benar. Namun, dalam waktu singkat, hal tersebut langsung tersebar di internet. Berita soal Sri Paus yang "keseleo lidah" pun dimuat dalam puluhan situs, bahkan Youtube.
Berbagai komentar pun bermunculan. Banyak yang memaklumi kesalahan tersebut. Pasalnya, salah ucap semacam itu biasa dilakukan oleh penutur bahasa Spanyol, seperti Paus Fransiskus.
Terlepas dari itu semua, Bapak Suci menyampaikan pesan-pesan perdamaian dalam khotbahnya tersebut. Ia berharap agar krisis di Ukraina bisa diselesaikan dengan solusi damai.
"Saya berharap agar semua komponen negara berusaha keras menyelesaikan kesalahpahaman dan bersama-sama membangun masa depan negara," kata Sri Paus dalam khotbahnya. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran
-
Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!