Matamata - Sejumlah badan intelijen Amerika Serikat ternyata memberikan perkiraan yang berbeda terkait rencana intervensi Rusia ke Ukraina.
Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) adalah salah satunya. CIA mengaku mengikuti perkembangan di Ukraina secara seksama sejak awal terjadinya gerakan protes di Ukraina. Tujuannya adalah mengetahui skenario pemberontakan yang berujung pada rencana intervensi militer Rusia ke negara tersebut.
Menurut dua sumber dari CIA, badan tersebut juga sudah memperingatkan para pembuat kebijakan bahwa intervensi Rusia akan terjadi dalam waktu dekat. Peringatan tersebut disampaikan beberapa saat sebelum militer Rusia masuk ke wilayah Crimea, Ukraina.
Namun, prediksi yang berlawanan diberikan Badan Intelijen Pertahanan (DIA) yang berbasis di markas pertahanan Amerika Serikat, Pentagon. Menurut sejumlah sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya, DIA justru meramalkan kemungkinan Rusia melakukan intervensi militer sangatlah kecil.
Ketika dikonfirmasi tentang hal tersebut, pihak DIA belum bersedia berkomentar. Beberapa pejabat badan tersebut mengatakan bahwa meski perkiraan mereka meleset, mereka sudah memberikan arahan berguna bagi pemerintah.
Salah seorang pejabat tinggi Amerika Serikat mengatakan, perbedaan prediksi tersebut terjadi karena Ukraina tidak menjadi prioritas intelijen utama Amerika Serikat. Oleh karena itu, hasil pantauan intelijen yang dikumpulkan pun tidak lengkap dan berbeda antara satu badan dengan lainnya. (Reuters)
Berita Terkait
-
Amerika Bakal Sanksi Bank China Jika Tidak Blokir Aliran Duit ke Iran
-
Gaji Tentara AL Dipotong untuk Anggaran Perang AS - Iran
-
RI Ekspor 1.928 Monyet Ekor Panjang Senilai Rp137 Miliar ke AS dan China
-
Donald Trump Bawa AS Hadapi Lonjakan Utang, Warganya Harus Tanggung Rp2 Miliar per Jiwa
-
Rekaman Dramatis Kompleks Pabrik Kimia di Rusia Meledak, 7 Orang Tewas 152 Luka-luka
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kejar 3 Juta Rumah, Danantara Bongkar Hambatan dari Harga hingga Biaya Bangun
-
140 Foto Lama Banyumas Bongkar Jejak Dagang dan Budaya Batik, Diajukan Jadi Memori Kolektif Bangsa
-
Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis
-
3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang
-
HS Sukses Gelar Konser Slank di Purwokerto: Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers
-
3 Zodiak yang Tutup Kesialan pada 31 Agustus 2026, September Bawa Keberuntungan Baru
-
Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City
-
Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan
-
IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis
-
KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London