- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek pada Sabtu (28/2/2026) mulai pukul 14:55 WIB.
- Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang melanda Jakarta, Tangerang, dan Bekasi secara meluas.
- Prakiraan cuaca buruk ini diperkirakan bertahan hingga menjelang petang, yakni sekitar pukul 16:30 WIB.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jabodetabek pada Sabtu (28/2/2026) jelang sore ini.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," bunyi pernyataan dari laman resmi mereka.
BMKG mencatat bahwa kondisi cuaca kurang bersahabat ini mulai terjadi pada pukul 14:55 WIB.
Cakupan wilayah yang terdampak cukup luas, mulai dari Senen dan Tanah Abang di Jakarta Pusat hingga merambah ke wilayah Cengkareng dan Kalideres di Jakarta Barat.
Kawasan Jakarta Selatan seperti Tebet dan Kebayoran Lama, serta wilayah Jakarta Timur mulai dari Matraman hingga Duren Sawit juga masuk dalam daftar waspada.
Tidak hanya di ibu kota, intensitas hujan yang tinggi juga menyasar wilayah Tangerang Raya dan sebagian wilayah Bekasi.
BMKG memberikan catatan penting bahwa kondisi cuaca ini masih memiliki peluang besar untuk meluas ke wilayah sekitarnya.
Beberapa daerah perluasan yang patut diwaspadai meliputi seluruh kecamatan di Kota Depok, Kabupaten Bogor, hingga wilayah Tanjung Priok di Jakarta Utara.
Durasi gangguan cuaca ini diprakirakan akan bertahan cukup lama hingga menjelang petang hari.
Baca Juga: Jakarta Masih Siaga Banjir, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Tembus 200mm
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 16:30 WIB," lanjut keterangan resmi Prakirawan BMKG.
Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mencari tempat berlindung yang aman guna menghindari risiko pohon tumbang atau sambaran petir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka