Suara.com - Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung memerintahkan tim search and rescue (SAR) untuk bekerja tanpa henti mencari pesawat Malaysia Airlines yang hilang.
Kabar soal adanya perintah tersebut disampaikan Wakil Perdana Menteri Vietnam Hoang Trung Hai dalam sebuah konferensi pers di Hanoi Minggu (9/2/2014) waktu setempat.
Menurut Hai, pemerintah juga menyepakati pembuatan sebuah pos komando di distrik pulau Phu Quoc sebagai pusat kendali misi pencarian pesawat.
Sejauh ini, Vietnam telah mengirim pesawat dan sejumlah kapal untuk membantu mencari pesawat. Berdasarkan konvensi penerbangan internasional, setiap negara harus membentuk sebuah komite penyidik jika ada pesawat yang mengalami kecelakaan di wilayahnya.
Pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH 370 hilang sejak Sabtu (8/3/2014) dini hari. Pesawat tersebut mengangkut 239 penumpang, termasuk 12 awak pesawat. Tujuh di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Siasat Licik Dokter Gigi Vietnam: Pura-pura Jadi Pasien Demi Buka Praktik Ilegal di Ciputat!
-
Sempat Mengaku Pasien, WNA asal Vietnam Buka Praktik Dokter Gigi Akhirnya Dideportasi
-
Skenario yang Bikin Vietnam Gagal ke Semifinal Piala AFF U-19 Usai Ditekuk Timnas Indonesia U-19
-
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia U-19 Diuntungkan Wasit Saat Kalahkan Golden Star Warriors
-
Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?