Suara.com - Empat gugusan pulau di perairan sebelah barat daya Kota Pariaman, Sumatera Barat, yang biasa terlihat jelas dari pesisir pantai kota kini tertutup kabut asap.
Seorang petugas penjaga tempat ibadah di kawasan Pantai Gandoriah Pariaman Rostian, Jumat (14/3) menyatakan, 4 gugusan pulau itu yaitu, Pulau Ansoduo, Pulau Kasiak, Pulau Tangah, dan Pulau Ujuang, tidak terlihat sama sekali pada pagi hari.
"Biasanya terlihat jelas, banyak yang foto-foto di sini. Namun sejak ada kabut asap, tidak terlihat sama sekali hampir setiap pagi, kecuali 3 hari pada awal Maret," katanya.
Ia menerangkan, tertutupnya panorama gugusan pulau tersebut telah berlangsung sejak 2 pekan terakhir. Ketebalan kabut asap di bagian laut itu, diperkirakan karena pengaruh arah angin.
"Angin selalu mengarah ke laut pada pagi hari, dan baru mengarah kembali ke darat lepas tengah hari, atau sekitar pukul 14.00 WIB," katanya.
Ia menambahkan, pada lepas siang hari itu barulah keempat gugusan pulau yang berjarak antara 1,8 kilometer sampai 2,2 kilometer dari bibir pantai itu mulai samar-samar terlihat.
"Baru samar-samar, belum terlalu jelas terlihat," tambahnya.
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model
-
Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung