Suara.com - Calon Legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Effendi MS Simbolon menyerukan kepada simpatisan partainya bahwa inilah saatnya untuk "wong deso" memimpin Indonesia.
"Kini saatnya 'wong deso' memimpin negeri ini, kini saatnya 'wong deso' memimpin Indonesia!," ujar Effendi pada kampanye nasional perdana di Stadion Cenderawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (16/3/2014).
Menurut Effendi, setelah Jokowi mendapat mandat penuh dari Ketua Umum DPP-PDIP Megawati Soekarnoputri untuk melangkah menjadi capres pada Jumat (14/3/2014) lalu.
"Ibu Mega telah menjawab apa yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia, Ini merupakan fenomena yang datangnya dari tuhan, dengan memberikan Pak Jokowi jalan untuk memimpin Solo kemudian Jakarta hingga nantinya menjadi pemimpin Indonesia," tambah Effendi.
Selain itu, Effendi juga menegaskan untuk dapat memenangkan hati rakyat dengan cara yang halal. Bahkan Megawati juga telah menegaskan jangan ada lagi kecurangan dan intimidasi.
"Ketika ibu Mega sudah memberikan mandat ke Jokowi sebagai capres, maka tugas kita untuk mewujudkan impiannya pada tanggal 9 April nanti," ujar Efendi.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memulai hari pertama kampanye nasionalnya di daerah DKI Jakarta. Sedangkan Jokowi dan rombongannya melakukan napak tilas ke tempat-tempat bersejarah di Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga