Suara.com - Sebagian kalangan mengritik keputusan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) bersedia menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan di bursa Pemilihan Presiden 2014.
Mereka mengritik karena kecewa berat, seharusnya Jokowi fokus mengurus Jakarta dulu sampai jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta selesai tahun 2017.
Lalu, janji-janji Jokowi selama kampanye di Pemilukada DKI Jakarta 2012 diungkit-ungkit lagi. Kritik disampaikan melalui rupa-rupa cara. Youtube, Twitter, Facebook, Blog, dan berbagai macam media digunakan untuk menyalurkan kekecewaan pada mantan Wali Kota Solo itu.
Dari catatan suara.com, ada empat janji yang menurut kalangan yang mengritisi Jokowi, tidak dipenuhi atau baru sedikit tersentuh, yakni:
1. Jokowi akan memimpin Ibukota Jakarta sampai periode jabatannya selesai, lima tahun.
2. Jokowi akan mengatasi masalah banjir. Misalnya dengan membangun embung atau folder sebagai sarana untuk menampung air hujan di semua kelurahan. Selain itu, akan menghubungkan semua saluran air supaya terintegrasi dengan kanal pembuangan air.
3. Jokowi akan menata birokrasi pemerintahan supaya bersih dan bekerja secara profesional serta tercipta transparansi.
4. Jokowi akan menyelesaikan permasalahan kemacetan lalu lintas.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto